Youtube
Dota 2

Filipina & Indonesia Grup B SEA Games Dota 2

SEA Games Dota 2 menjadi salah satu pencapaian baru dari dunia esports di ajang multievent. Setelah sempat diuji coba dalam Asian Games tahun lalu, kini esports memulai debutnya sebagai cabang yang memperebutkan medali. Selain Dota 2, ada lima game lainnya yang juga akan dipertandingkan dalam event ini.

Gaming kompetitif dinilai mampu menyuguhkan hiburan dan drama pada setiap pertandingannya. Tidak mengherankan jika ajang ini menjadi semakin populer di kawasan Asia Tenggara khususnya. Total 9 dari 11 negara yang berpartisipasi di SEA Games mengirimkan perwakilan mereka dalam cabang esports perdana.

esportsID

Tim SEA Games Dota 2, MLBB, Starcraft II, AoV, Hearthstone, dan Tekken 7, dari setiap negara akan bersaing untuk meraih medali. Aksi tim-tim olahraga elektronik tersebut dapat disaksikan secara langsung di Filoil Flying V Center, San Juan, Filipina. Adapun hari pertama sudah dimulai pada 5 Desember dan berakhir pada 10 Desember.

Yang terbaru, untuk kategori Dota 2 baru saja dilakukan drawing pembagian grup. Dalam game ini, Timor Leste, Brunei Darussalam dan Kamboja tidak mengirimkan tim mereka. Dengan begitu hanya ada delapan entri, dengan pembagian empat tim di masing-masing grup.

esportsID

Indonesia bisa dibilang sebagai kekuatan yang cukup diperhitungkan di Asia Tenggara. Selain itu tim tuan rumah, Filipina, juga harus menghadapi lawan tangguh seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, Laos, dan Myanmar. Tetapi, Filipina dan Indonesia terbebas dari grup panas setelah hasil drawing (3/12/2019).

Tim Dota 2 Indonesia dan Filipina masuk di Grup B yang hanya diisi oleh empat tim saja. Dua lainnya adalah Laos dan Myanmar, bukan tim unggulan dalam kategori Dota 2. Tentunya ini menjadi keunggulan bagi Indonesia, walaupun Filipina dipastikan bakal jadi kekuatan yang sulit dikalahkan di penyisihan grup nanti.

esportsID

Sementara persaingan di Grup A sudah pasti akan memanas dengan sejumlah tim unggulan berada di sana. Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Thailand, berada dalam satu grup dan hanya ada dua tempat untuk semi final. Sangat menarik dinantikan siapa empat teratas yang nantinya akan memperebutkan medali.

Pada SEA Games kali ini, tim Dota 2 Indonesia diperkuat oleh roster yang cukup berpengalaman di turnamen nasional. Mereka adalah Fahmi Choirul Akbar, Kevin Manuel Johan, Felix Rodeardo, Muhamad Luthfi, Hidayat Narwawan, dan Tri Kuncoro.

Dilansir dari Antara, tim tuan rumah tampaknya benar-benar menjadi penantang serius untuk meraih medali emas. Mengingat skuat mereka dipenuhi oleh para pemain berpengalaman di turnamen internasional. Salah satu tim Dota 2 mereka, TNC Predator, baru-baru ini bahkan berhasil menjuarai MDL Chengdu Major.

Richard Permana, manajer tim esports kontingen Indonesia, pun sudah memberikan peringatan. Selain Vietnam, salah satu lawan yang berpotensi menyulitkan di pertandingan nanti adalah tim tuan rumah.

“Vietnam pasti jadi lawan paling berat. Hampir setiap pemain mereka jago-jago. Selain itu tuan rumah pasti juga akan merepotkan,” kata Richard pada November lalu.

Persaingan antara Indonesia dan Filipina tidak akan hanya terjadi di kategori Dota 2 saja, melainkan juga di Mobile Legends (MLBB). Tetapi ini akan jadi lebih sulit karena Thailand juga berada satu grup dengan tim MLBB Indonesia.

Sebelumnya ONIC PH dan Sunparks, tim MLBB Filipina pernah bertemu dengan perwakilan Indonesia dalam kejuaraan dunia 2019. Di situ bisa dibilang Indonesia lebih unggul dari Filipina setelah mampu meraih gelar juara.

Adapun perjuangan Timnas Indonesia di penyisihan Grup SEA Games Dota 2 akan dimulai pada hari Sabtu (7/12/2019) besok. Penyisihan berlangsung dalam waktu sehari dan dilanjutkan dengan semifinal pada hari Minggu (8/12/2019).

Leave a Reply