youtube

Pemain Winstrike Dota 2 Isyarat Pensiun Dini

Dota 2

Pemain Winstrike Dota 2, Nikita “Daxak” Kuzmin, baru direkrut tim kurang dari sebulan yang lalu. Namun, kabar terbaru mengungkapkan dirinya telah dicadangkan oleh tim. Daxak tidak sendiri, karena mid laner Winstrike, Maxim “mellojul” Pnyov juga harus menerima kenyataan dicadangkan oleh tim.

Dilansir dari vpesports, hal ini pun memicu sebuah rencana yang mungkin menentukan masa depan Daxak sebagai pemain esports profesional. Tentang keputusan tim mencadangkannya dan beberapa hal lain, Daxak membuat posting di halaman Vk fan-nya. Di situ dia menuliskan bagaimana performa Winstrike dan sikapnya terhadap situasi terkini.

Liquipedia

Daxak mengaku untuk sekarang dia tidak berniat untuk bergabung dengan tim baru. Tetapi, pemain Winstrike Dota 2 itu menyatakan dia akan meluangkan waktu untuk memikirkan rencana ke depannya. Daxak ingin mencari tahu hal apa yang bisa dia lakukan dalam esports agar bisa kembali mendapatkan ‘kesenangan’ dalam bisnis ini.

Pada akhir November lalu, Winstrike baru saja melakukan rebranding tim. Bersamaan dengan itu mereka juga memperkenalkan line-up baru untuk bertanding di kualifikasi Leipzig Major dan Bukovel Minor. Sangat disayangkan mereka gagal mendapatkan tiket untuk kedua turnamen tersebut.

Liquipedia

Sebenarnya Winstrike berhasil memenangkan kualifikasi terbuka Leipzig Major dan lolos ke kualifikasi tertutup. Di mana, Winstrike tidak mampu berbuat banyak dan hanya finish di peringkat 7-8. Pada akhirnya, tempat untuk kualifikasi Minor pun tidak berhasil mereka amankan.

Ini adalah kegagalan kedua secara beruntun bagi Winstrike lolos ke Major di DPC musim 2019-2020. Perubahan line-up dan upaya rebranding tim pun masih belum berbuah manis. Daxak mengungkapkan masalah itu tersebut dalam posting yang dibuatnya.

“Kami sudah memiliki masalah di tim sejak awal, jadi saya punya alasan untuk percaya bahwa kami tidak akan bertahan lama,” tulis Daxak di awal suratnya kepada para penggemar.

Dia juga menyebutkan bahwa masalah itu diselesaikan secara lambat. Jadi dia hanya bisa bertahan di tim dan mengikuti arus.

“Kami bahkan hampir tidak berhasil lolos dari kualifikasi terbuka dan kami gagal mengamankan tempat di Minor. Kesalahan terletak pada semua orang, tetapi saya sendiri memang tidak bermain dengan maksimal di sana.

“Saya tidak bisa bilang saya telah mengerahkan segalanya untuk meraih kemenangan. Jadi yang saya pertanyakan apakah keputusan saya memilih jalan ini sudah tepat,” lanjut Daxak mengacu pada karier kompetitifnya.

Liquipedia

Pemain asal Rusia itu menjelaskan dia saat ini meninggalkan tim dengan baik-baik. Dia berterima kasih kepada organisasi dan rekan satu tim yang disebutnya tidak ada masalah apapun di antara mereka. Meskipun, Winstrike gagal memenangkan apapun dengan line-up yang baru ini.

Tentang rencana masa depannya, Daxak menulis: “Sebagai permulaan, saya hanya ingin bersantai. Saya ingin menjajal berbagai macam hal lalu melihat hal apa yang paling saya suka. Nantinya saya akan membuat keputusan itu.

“Saya akan lihat apakah ke depan saya masih mempunyai hasrat dan kemampuan untuk kembali bermain di kancah kompetitif. Pilihan lainnya saya harus menyerah seperti yang saya lakukan di masa lalu. Jika iya, maka saya harus mencoba lagi untuk commenting, streaming, melatih, atau menjadi pembuat konten.”

Dengan Daxak dan mellojul dicadangkan, hanya tersisa tiga pemain dan satu pelatih di jajaran tim Winstrike. Daftar skuat mereka saat ini adalah Vasily “AfterLife” Shishkin, Vladimir “RodjER” Nikoghosyan dan Ilya “ALOHADANCE“ Korobkin. Ditambah sang pelatih, Arsenij “ArsZeeqq” Usov.

Masih belum ada konfirmasi dari pihak Winstrike mengenai dicadangkannya Daxak dan mellojul dari tim. Mendekati dua acara utama DPC pada Januari dan sejumlah event lainnya, bisa jadi keduanya mencari tim baru. Jika tidak, mungkin pemain Winstrike Dota 2 itu akan melakukan seperti apa yang dikatakannya.

Leave a Reply