Liquipedia

Tinggalkan Keen Gaming LaNm Latih Team Sirius

Dota 2

Team Sirius membuat pengumuman menggembirakan untuk penggemarnya awal pekan ini. Mereka baru saja merekrut pelatih baru yang akan menangani tim di tahun 2020. Dia merupakan pemain Dota 2 Legendaris asal Tiongkok, Zhang Zhicheng alias LaNm.

Dilansir dari dotesports dan liquipedia, Zhang “LaNm” Zicheng secara resmi dilepas oleh Keen Gaming per tanggal 12 Januari 2020 kemarin. Tim memulai musim 2019-2020 dengan sangat lambat, meskipun sudah melakukan perubahan. Mereka hanya menukar satu pemain dari skuat tahun lalu yang melakukan perjalanan mengesankan.

Liquipedia

Awal yang lambat itulah yang mendorong LaNm meninggalkan posisi kepelatihannya di organisasi tersebut. Dia berharap Keen Gaming dapat menemukan kecocokan dengan sosok yang lebih baik ke depannya. Sementara itu Team Sirius tidak menunggu lama ketika mengetahui LaNm telah berpisah dengan tim lamanya.

Meski demikian, sepertinya hal ini sudah direncanakan sejak beberapa minggu terakhir. Pasalnya, LaNm diizinkan pindah langsung ke Sirius meski kontraknya belum diputus oleh Keen. Negosiasi antara kedua belah pihak pun menghasilkan dilepasnya mantan pelatih Sirius, Kang “121” Jinming untuk membuka jalan bagi LaNm.

Liquipedia

Sirius pun langsung membuat pengumuman resmi yang intinya adalah ucapan selamat datang kepada LaNm. Dalam sebuah posting di Weibo, mereka menuliskan: “Dari seorang raja menjadi asisten yang berdedikasi. Dari arena perang bersama para pemain yang bersemangat, hingga menjadi pelatih di belakang tim.

“Sepuluh tahun pengalaman dalam Dota menjadikannya seorang profesional dengan pengalaman dan pemahaman menyeluruh. LaNm bergabung dengan Sirius!”

Beberapa bulan lalu, setelah menjadi pelatih, LaNm memutuskan untuk kembali aktif bermain. Dia memperkuat tim Tiongkok, Royal Never Give Up, sejak Februari hingga September 2019. Kiprahnya bersama RNG terbilang cukup sukses dan sempat digadang-gadang akan kembali ke tim sebagai pelatih.

Liquipedia

Namun, yang dilakukannya saat ini justru jauh dari perkiraan. LaNm bergabung dengan Sirius, yang notabene belum genap berusia setahun. Ini adalah organisasi yang baru saja bercabang dari Team Aster.

Sirius hanya sedikit diperkuat oleh pemain besar yang memiliki dua atau tiga tahun pengalaman. Itulah tantangan yang mesti dihadapi oleh LaNm di tim barunya. Bahkan mungkin ini akan lebih sulit daripada saat menangani Keen Gaming.

Di sisi lain, ini juga bisa menjadi hal yang baik untuk sang veteran. Pasalnya, dia akan melatih daftar pemain yang relatif baru berkembang, bukan pemain-pemain senior. Itu memberinya lebih banyak kebebasan dalam bagaimana dia menangani para pemainnya.

Sirius kemungkinan memberinya kepercayaan penuh pada tim. LaNm diberi kebebasan dia memanggil dan melatih pemain untuk mempersiapkan kompetisi berikutnya.

Saat ini masih tidak jelas apakah transfer itu diminta oleh LaNm sendiri atau pihak Sirius. Tetapi, langkah ini sangat membantu bagi roster kurang berpengalaman di tim Sirius untuk mendapat lebih banyak wawasan. Mereka sepertinya mendapatkan pelatih yang tepat untuk memenangkan sesuatu dengan meta Dota 2 saat ini.

Zhang “LaNm” Zicheng di DOta 2 dijuluki sebagai raja, karena dianggap paling senior di antara pemain-pemain lainnya. Pada TI edisi kesembilan pertengahan tahun lalu, LaNm menjadi satu-satunya pemain yang lahir di tahun 80-an.

LaNm lahir pada tanggal 25 Desember 1989 dan sudah menjadi profesional sejak era DotA. Pada turnamen TI9, dia memperkuat tim Royal Never Give Up. Dia pernah jatuh di final TI1 saat dikalahkan Na’Vi, tetapi LaNm mampu bangkit dan lolos ke TI empat kali bersama EHOME.

Saat aktif bermain, pelatih Team Sirius ini dikenal berkat permainan Earthshaker-nya yang mematikan. Jadi, layak ditunggu prestasi apa yang mampu diraih Sirius bersama LaNm.

Leave a Reply