Topson Pastikan Kembali Bermain untuk Tim Dota 2 OG

Dota 2

Sejak menjadi juara back-to-back di ajang The International 2018 dan 2019, tim Dota 2 OG telah mengambil istirahat panjang. Mereka tidak mengikuti ajang kompetitif teratas apapun selama beberapa bulan terakhir. Sementara itu, banyak spekulasi yang mengatakan tim akan melakukan perubahan roster dalam waktu dekat.

Dalam dua edisi TI terakhir, OG menjadi juara dengan komposisi pemain yang sama. Itu adalah rekor yang diharapkan penggemar dapat terus dipertahankan hingga TI10 yang akan datang. Beberapa hari lalu OG juga telah meyakinkan penggemarnya bahwa mereka akan kembali di kualifikasi ESL ONE Los Angeles Major.

Tahun lalu, Anathan “ana” Pham menjadi fokus utama spekulasi di komunitas Dota 2. Itu lantaran ana mengambil waktu istirahat yang lebih lama daripada anggota tim OG lainnya. Tetapi tahun ini, daftar spekulasi tersebut bertambah dengan Topias “Topson” Taavitsainen dirumorkan juga bakal hengkang dari OG.

Sampai akhirnya, Topson sendiri yang mematahkan rumor tersebut lewat unggahannya di media sosial. Di Instagram pribadinya, Topson mengunggah foto dia sedang menatap kamera dengan sedikit seringai. Lalu caption-nya bertuliskan, “TI10 Aku datang untukmu #DOGOG.”

Penggemar OG pun langsung menyambut gembira foto yang diunggah oleh Topson itu. Sebab, belakangan ini sebenarnya Topson sudah terlihat aktif melakukan streaming Dota 2 lagi di Twitch bersama pemain OG lainnya. Sejumlah pemain top juga terlihat ikut bermain di beberapa pertandingan.

Sebenarnya itu sudah menjadi pertanda baik yang menunjukkan kembalinya Topson ke kancah kompetitif DPC. Streaming-nya juga muncul seiring dengan pengumuman OG yang menyatakan diri akan bersaing di kualifikasi Major ketiga. OG bersaing dengan tim-tim tangguh lainnya di wilayah Eropa, yang telah berubah sejak TI9.

Topson Pastikan Kembali Bermain untuk Tim Dota 2 OG

Ditambah lagi pada 28 Januari, Topson bersama seluruh anggota OG diundang untuk menghadiri pemutaran TI9 True Sight. Tampaknya ada film dokumenter khusus untuk tim pemenang TI seperti pada edisi kedelapan lalu. Penggemar berharap tim ini bisa tetap lengkap setidaknya selama satu musim lagi.

Meski demikian, Topson tidak menjelaskan apakah dia hanya kembali untuk TI10 atau mengikuti seluruh prosesnya. Jika hanya bermain di TI, berarti OG dimungkinkan tetap bermain tanpa Topson dan ana dalam tiga Major yang tersisa.

Sementara ana sendiri sama sekali belum mengonfirmasi tentang statusnya saat ini. Dia masih menikmati libur panjangnya, seperti saat musim lalu. Ada kemungkinan OG akan menggunakan stand-in untuk ana apabila yang bersangkutan belum siap kembali pada bulan Februari.

Musim lalu, ana juga tak kunjung bergabung dengan OG sampai dengan bulan Maret. Tim pun akhirnya menggunakan stand-in dan hal seperti itu bisa terjadi lagi musim ini.

Rumor yang populer belakangan ini mengerucut pada satu nama jika ana benar-benar harus diganti untuk sementara. Pemain tersebut adalah eks anggota Team Secret, Yeik “MidOne” Nai Zheng. Beberapa pekan lalu, sesama pemain Dota 2 asal Malaysia membocorkan rencana MidOne untuk bergabung OG.

MidOne adalah pemain Dota 2 ulung yang secara rutin hadir di The Internasional sejak edisi 2016. Pengalamannya sudah cukup banyak dan permainannya yang konsisten mungkin dapat mengangkat performa OG.

Rumor lain mengatakan bahwa ana akan kembali dan pemain veteran Johan “N0tail” Sundstein yang akan pensiun di akhir musim. Tetapi siapapun yang digantikan, MidOne tetap menjadi kandidat kuat untuk masuk ke tim OG. Jika hanya sebagai stand-in, dia bisa bergabung lagi dengan tim saat musim depan dimulai.

OG sudah melewatkan dua Major pertama di DPC musim ini. Untuk bisa bermain di TI10, mereka membutuhkan poin yang cukup agar tidak perlu melewati babak kualifikasi. Menarik untuk melihat apakah tim Dota 2 OG mampu meraih prestasi cemerlang pada Major ketiga, keempat dan kelima.

Leave a Reply