alexandre
eSports Dota 2

5 Alasan Game Dota 2 Lebih Populer Daripada LoL di Indonesia

Pemain game Dota 2 dan League of Legends selalu berdebat mana yang terbaik di antara mereka. Bahkan cekcok ini juga sering terjadi di kalangan profesional, di mana masing-masing saling mengklaim yang terbaik. Namun di Indonesia sendiri, harus diakui bahwa Dota 2 memang jauh lebih populer ketimbang LoL.

Akan tetapi penggemar Dota 2 Indonesia seperti ditampar keras, ketika Asian Games 2018 Jakarta lebih memilih LoL. Alasannya adalah karena secara global jumlah penggemar dan pemain LoL lebih banyak dibanding Dota 2. Lantas alasan apa yang bisa menguatkan Dota 2 tetap menjadi yang terpopuler di Indonesia?

Persamaan Game Dota dan LoL

mas amray

Sebelum membandingkan perbedaannya, kita bahas dulu apa saja persamaan di antara keduanya. Pertama, Dota 2 dan LoL sama-sama dimainkan oleh 10 pemain, dengan 5 pemain di masing-masing tim. Kedua, peta utamanya juga sangat mirip karena memiliki tiga jalur (lane).

Tujuan pertandingannya juga sama, walaupun istilahnya berbeda. Untuk mengalahkan lawan, tim harus menghancurkan bangunan utama di basis lawan. Di Dota 2 bangunan itu disebut dengan Ancient, sedangkan di LoL disebut Nexus. Lalu fase-fase dalam sebuah pertandingan juga mirip.

Bahkan beberapa Dota 2 heroes terlihat sama dengan LOL, walaupun dari segi kemampuannya bisa jadi berbeda . Namun tentu ada banyak alasan, baik teknis maupun non teknis, yang membuat keduanya jadi berbeda.

1. Tim dan Pemain Populer

Terlepas dari Asian Games 2018 di Jakarta, game Dota 2 akhirnya dipertandingkan di SEA Games 2019 Filipina. Salah satu alasan Dota 2 lebih populer di Indonesia mungkin karena banyaknya tim dan pemain pro dari Asia Tenggara. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, kekuatan tim Dota 2 Asia Tenggara semakin diperhitungkan.

Indonesia sendiri memiliki tim BOOM Esports yang kiprahnya di Asia Tenggara sudah tidak diragukan lagi. Mereka juga beberapa kali mengikuti ajang internasional Valve. Pemandangan seperti ini sepertinya belum bisa dilihat dari League of Legends di Indonesia.

2. Tumbuh dari Era DotA

Dota 2 berasal dari DotA, yang awalnya hanya sebuah mod dari permainan Warcraft III online. Dengan begitu, Dota 2 ini sebenarnya sudah lebih lama eksis ketimbang League of Legends (2009). Belum lagi di Indonesia sejak dulu sering ada turnamen DotA tingkat warnet, yang penggemarnya terbukti cukup banyak.

Tidak heran jika akhirnya peralihan Dota 2 dari era DotA ini diterima dengan baik oleh komunitas. Jika dilihat, Dota 2 gameplay sangat mirip dengan pendahulunya. Hanya saja selama beberapa tahun ini sudah banyak pengembangan yang dilakukan oleh Valve.

Di sisi lain, LoL mencoba membuat game MOBA yang berbeda dengan DotA. Hingga akhirnya mereka menjadi lebih populer daripada Dota 2 di berbagai negara.

3. Semua Hero Dota 2 Dibuka Sejak Awal

esportsportal

Ini merupakan salah satu alasan teknis dalam game yang membuat Dota 2 lebih digemari di Indonesia. Pasalnya, semua hero Dota 2 tersedia untuk dimainkan sejak awal, meskipun Anda adalah pemain pemula. Sementara League of Legends tidak melakukan itu.

Ini bagus karena Anda dapat memilih karakter favorit tanpa mengeluarkan uang sepeser pun . Mungkin memang agak mengejutkan bagi pemain baru karena ada lebih dari 100 pilihan hero di Dota 2 update terbaru. Tetapi pemain sangat beruntung karena tidak harus membuka karakter dengan cara membelinya.

4. Turnamen yang Lebih Populer

Di Indonesia, turnamen Dota 2 seperti The International jauh lebih populer ketimbang LoL. Apalagi karena esports Dota 2 menawarkan hadiah yang sangat tinggi, sehingga mungkin sangat menarik bagi penonton. Tidak heran juga jika untuk memulai karier profesional sebagai gamer, Anda juga lebih disarankan memilih Dota 2.

Alasannya karena turnamen Dota 2 hadiahnya lebih besar dan peluang menuju pro juga lebih besar. Bahkan dari segi penghasilan, pemain Dota 2 yang meraih $1 juta dalam karier mereka jumlahnya sudah puluhan orang. Sementara di LoL masih belum sebanyak itu.

5. Reputasi Komunitas

primasetyo

LoL mungkin lebih populer daripada Dota 2 karena sering diadakan turnamen besar di berbagai negara. Namun di komunitasnya sendiri, sering ditemukan pemain toxic sehingga membuat pendatang baru merasa tidak nyaman. Nah, Dota 2 dinilai lebih aman dari hal-hal semacam itu.

Itulah tadi beberapa alasan mengapa game Dota 2 lebih populer di Indonesia daripada League of Legends. Sebenarnya kedua game ini sama-sama baik, hanya saja tergantung pada Anda memilih jalan yang mana.

Leave a Reply