eSports Dota 2

Abaddon-Faceless Void Mendominasi Dota Summit 11

Dota Summit 11 telah selesai melewati babak kualifikasi yang mempertontonkan pertandingan berkelas. Semua partisipan yang menjadi peserta bertanding dengan sportif dan penuh perjuangan untuk memperebutkan posisi aman. Dilansir dari revivaltv, banyak strategi yang digunakan tim peserta untuk berada di posisi puncak klasemen Dota Summit 11. Salah satunya adalah pemilihan hero yang harus digunakan ketika bertanding dengan tim lain yang menjadi lawan.

Hero Dota 2 sendiri mempunyai berbagai macam karakter dengan kemampuan khusus yang berbeda-beda. Player Dota 2 cenderung memakai hero sesuai dengan karakter pemainan yang jadi ciri khasnya. Namun di ranah pemain professional, para player akan menggunakan hero sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang di hadapi. Para pemain professional bertindak demikian karena prioritas mereka bukan lagi ego diri, melainkan kemenangn tim.

dotesports.com

Ajang kualifikasi Dota Summit 11 mencatat hero-hero yang sering dipakai oleh para pemain dari tim partisipan. Gyrocopter, Rubbick, dan Ogre Magi mendapat gelar sebagai tiga hero yang paling banyak digunakan selama babak kualifikasi. Sayangnnya, walaupun banyak digunakan oleh para player namun winrate yang tercatat tidak lah besar. Player Gyrocopter mencetak winrate 43.79%, Rubbick dengan winrate 45.77% dan Ogre Magi dengan winrate 48.25%.

Winrate tersebut tentu tidak cukup besar untuk menjadikan ketiga hero ini sebagai hero tervaforit atau yang mendominasi. Mereka punya winrate di bawah 50% walaupun dengan penggunaan diatas rata-rata pada ajang kompetisi. Beda halnya dengan Abaddon dan Vold yang tingkat penggunaannya tidak di posisi puncak namun winrate mereka cukup besar. Abaddon punya total winrate 69.51% dari 82 total count sedangkan Vold punya winrate 68.69% dari 99 total count.

twimg
liquipedia

Catatan tersebut menempatkan Abaddon dan Vold sebagai hero yang mendominasi di babak kualifikasi Dota Summit 11. Mereka berdua memang hero yang cukup mudah dikuasai dengan skill yang menyusahkan musuh saat bertanding. Kemenangan dapat dipastikan jika player yang menggunakan mereka sudah menguasai kombinasi skill serta build yang cocok. Meskipun, build masih selalu bisa digunakan sesuai dengan gaya permaianan player yang menggunakannya.

Tak hanya di ajang kualifikasi Dota Summit 11, Abadon dan Vold pun jadi hero yang punya winrate besar di match umum Dota 2. Di match umum, total account kedua hero ini bahkan lebih besar dari hero yang menjadi pemuncak kualifikasi Dota Summit 11. Mungkin karena banyak pemain yang terbiasa menggunakan kedua hero tersebut sehingga winrate dan total account-nya besar. Tidak menutup kemungkinan jika pada ajang The International 10 nanti, Abaddon dan Vold akan kembali jadi hero yang mendominasi.

revival.tv

Valve selaku pengembang game Dota 2 pun tak menyangka jika Abaddon dan Vold akan jadi hero dengan winrate besar. Dari sekian banyaknya hero Dota 2 yang telah dirilis oleh Valve, nampaknya semua punya kapasitas yang sama. Perbedaan kapasitas hanya terjadi pada pemain yang menggunakan hero-hero tersebut dalam pertandingan. Tangan pemain akan jadi ruh dari para hero tersebut dan berdampak pada popularitas pemain maupun heronya.

Dota Summit 11 sudah menyelesaikan babak kualifikasi dan meninggalkan sejumlah catatan prestasi dari hero, player, maupun tim partisipan. Selamat kepada Abaddon dan Vold yang sudah terpilih sebagai hero paling mendominasi di ajang kompetisi ini. Namun, title sebagai hero paling mendominasi ini bukan lah mengucilkan hero lain di Dota 2 karena pada dasarnya semua hero unik. Menurut Anda, siapa kah yang harusnya jadi hero yang paling mendominasi?

Leave a Reply