Tipify
eSports Dota 2

Agenda Pro Circuit 2019-2020 dari Valve

Seperti biasa setelah selesainya ajang The International, Valve akan kembali merancang agenda Pro Circuit Dota 2. Nah, setelah ajang The International 9 selesai, Valve mencoba untuk membuat agenda Pro Circuit lebih ringkas dari biasanya. Dilansir dari esports.id, Valve meracik format turnamen baru pada musim 2019-2020 dengan sedemikian rupa agar terlihat lebih ringkas. Alasannya, Valve ingin memperkecil faktor kelelahan dan problem teknis seperti visa yang sering mempersulit pemain tampil di event Pro Circuit.

Pada tahun lalu, turnamen Dota 2 mewajibkan para pemain untuk datang ke negara lain untuk mengikuti kejuaraan resmi dari Valve. Para pemain Dota 2 mau tak mau harus bepergian jauh demi bisa ikut dalam kejuaraan major maupun minor. Kedua turnamen tersebut, baik major maupun minor biasanya diselenggarakan di dua tempat yang tidak sama. Hal tersebut tentu akan membuat pemenang minor kerepotan karena harus berpindah tempat yang jaraknya tidak dekat bahkan berbeda negara.

Tipify
Tipify

Maka dari itu, Valve berusaha untuk meringkas dan mempermudah para pemain Dota 2 dalam mengikuti turnamen Pro Circuit. Di musim 2019-2020, baik turnamen major maupun minor diselenggarakan di tempat yang sama dengan bantuan EO. Event Organizer atau EO yang berkontribusi untuk Valve pun adalah Event Organizer atau EO yang sama. Dampaknya, para pemain Dota 2 akan lebih banyak memiliki waktu untuk latihan dan mempersiapkan diri sebelum bertanding.

Ringkasan turnamen yang dilakukan Valve ini tentu akan mempermudah pemain yang tadinya direpotkan mengurus perizinan bepergian. Selain itu, biaya yang dikeluarkan Valve maupun para pemain pun akan terasa lebih hemat dari sebelum-sebelumnya. Namun dampak lainnya adalah uang hadiah dari yang diberikan Valve untuk pemenang turnamen Minor akan lebih sedikit. Cukup sportif mengingat biaya yang dikeluarkan para pemain juga tidak terlalu besar karena tidak lagi ada biaya transportasi.

Tipify
Tipify

Jika tahun lalu juara Minor  Dota 2 bisa mengantongi hadiah sebesar $125000 USD dari prize pool $300.000 USD, tahun ini tak berlaku lagi. Maksimal pendapatan hadiah pemenang Minor Dota 2 tahun ini adalah sebesar $72.000 USD saja dari prize pool. Itu dilakukan oleh Valve agar lebih meratanya pemberian insentif bagi para peserta Minor yang berkontribusi. Selain itu, Valve berharap pemberian insentif yang merata ini akan membuat tim tier 2 bisa tetap eksis meramaikan ajang kompetisi.

Pengurangan uang hadiah pun berlaku bagi pemenang Major Dota 2 yang dibatasi hanya sampai $300.000 USD saja. Padahal tahun lalu pemenang Major Dota 2 bisa mendapatkan hadiah $50.000 USD lebih banyak. Itu pun dilakukan Valve dengan tujuan yang sama seperti pengurangan uang hadiah di kejuaraan Minor. Uang tersebut nantinya akan didistribusikan untuk peserta lain agar pemberian insentif di kejuaraan Major juga lebih merata.

TI9
TI9

Kemudian untuk pendapatan poin Pro Circuit, Minor akan bernilai 660 dan Major akan bernilai 15.000. Perolehan Minor saat ini lebih tinggi demi membagi kesempatan untuk para peserta menabung poin lolos ke ajang The International 10. Para peserta juga punya peluang memperoleh poin lebih tinggi jika lolos ke Major kemudian mencapai peringkat lebih baik. Agenda Procircuit Dota 2 musim 2019-2020 ini sepertinya lebih tepat jika dikatakan sebagai kebijakan baru dari Valve.

Lokasi dan keterangan lanjut mengenai penyelenggaraan turnamen masih belum diberitahukan secara resmi oleh Valve. Namun peserta sudah bisa melakukan registrasi untuk mengikuti turnamen musim 2019-2020 melalui www.dota2.com/majorsregistration. Banyak pihak yang berasumsi bahwa kebijakan kali ini akan memberi warna baru bagi turnamen Minor dan Major Dota 2. Tapi, bagaimana menurut Anda mengenai agenda Pro Circuit Dota 2 yang diringkas oleh Valve ini?

Leave a Reply