gamesports
eSports Dota 2

Alliance Juarai DreamLeague S12 Dengan Cara Comeback

DreamLeague season 12 benar-benar jadi ajang penuh kejutan dari para tim partisipan yang jadi pesertanya. Bahkan, sering ada keajaiban yang terjadi pada match yang berlangsung seperti blunder, sweet single fighter, atau epic comeback. Seperti tim Alliance yang jadi peserta undangan dan sukses klaim juara pada turnamen bergengsi ini. Dengan kekuatan squad baru, tim ini melakukan epic comeback  yang manis pada kemenangan perdananya.

Alliance sendiri adalah tim yang baru saja merombak squad mereka dengan roster baru bertalenta. Bukan lah hal yang mengherankan jika ada roster baru yang jadi pemain handal berkat polesan manajemen tim Alliance. Segala fasilitas yang diberikan oleh manajemen tentu membuat semangat dan tanggung jawab para roster bertambah. Terlebih, jika rosternya sudah punya skill yang mumpuni untuk diarahkan agar bermain sesuai dengan strategi tim Alliance.

Dreamhack

DreamLeague season 12 yang diselenggarakan pada tanggal 18 sampai 20 Oktober kemarin menampilkan permainan yang elegan. Permainan elegan tersebut ditunjukan oleh para tim yang jadi partisipan saat bertanding satu sama lain. Partisipan di turnamen ini terdiri dari enam tim yang berasal dari Eropa dan Amerika Utara. Team Liquid dan Ninja in Pyjamas  adalah dua tim besar yang dijagokan dalam turnamen ini.

Alliance yang masuk ke babak final, ditantang oleh Demon Slayer yang jadi tim menakutkan. Demon Slayer berhasil melecehkan dua tim besar yang dijagokan yakni Liquid dan Ninja in Pyjamas pada lower bracket. Keadaan ini tentu membuat Alliance tersudut sebagai tim dengan squad baru yang harus berhadapan dengan Demon Slayer si jawara. Namun, hasil akhir berkata lain berkat perjuangan dan keseriusan dari para roster Alliance dalam mencapai kemenangan.

Alliance

Awalnya, para fans dari Alliance dibuat shock dengan kekalahan 2-0 dan permainan yang didominasi oleh Demon Slayer. Namun, di match yang tersisa Alliance berhasil membalikan keadaan menjadi 3-2 dengan permainan yang ajaib. Mereka melakukan epic comeback yang tak disangka-sangka dengan permainan yang berkelas. Epic comeback yang terjadi ini tentu membuat para fans menjadi senang tak terbendungkan.

Kemenangan Alliance ini membuahkan trofi perdana sekaligus pendobrak popularitasnya kembali. Mereka mengalahkan lima tim yang jadi peserta pada kejuaran ini dan membuktikan bahwa Alliance pantas jadi juaranya. Prize pool senilai USD$ 100.000 pun berhasil dibawa pulang oleh tim didikan Jonathan Loda Berg ini. Berkat kemampuannya memoles pemain jadi lebih bertalenta, manajemen Alliance memang patut diacungi jempol.

liquipedia

Komunitas Dota 2 yang jadi penggemar tim Alliance sangat terkejut dan bangga melihat kemenangan tim idolanya tersebut. Mereka yakin bahwa tim ini akan berprestasi dan punya potensi besar jadi tim unggulan di ajang The International 10. Para punggawa Alliance pun berterima kasih pada penggemar mereka dan berjanji akan berusaha keras mewujudkan harapan di TI10. Harapan tersebut bukan hanya milik punggawa dan manajemen Alliance, melainkan juga milik para penggemar yang sudah setia mendukung.

DreamLeague season 12 yang diikuti oleh beberapa tim besar Dota 2 ini adalah turnamen yang mencetak juara hebat. Juara tersebut adalah Alliance yang mampu membuktikan kekalahan diawal belum tentu berpengaruh pada hasil akhir. Alliance menang dari yang tadinya nothing menjadi something karena kegigihan dan keseriusannya. Menurut Anda, apakah di turnamen Dota 2 lainnya Alliance punya potensi besar mengembangkan mental juaranya?

Leave a Reply