eSports Dota 2

Alliance Menuju EPICENTER Moscow Major 2019

StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor S2 sebagai turnamen minor pamungkas telah berhasil menggelar babak Playoff hari pertama pada 15 Juni 2019 lalu. Alliance pun keluar sebagai tim pertama yang berhasil mengamankan slot untuk menuju EPICENTER Moscow Major 2019 disebabkan oleh keberhasilan Alliance untuk memasuki babak grand final turnamen minor StarLadder. Perjalanan Alliance untuk mencapai posisi ini bisa dikatakan sangat tidak mudah. Selama menjalani babak playoff, Alliance selalu bermain ketat supaya bisa tetap berlaga ke tahap selanjutnya.

Pertandingan Alliance sangat menarik untuk disaksikan. Alliance yang merupakan peringkat pertama di grup A harus melawan Team Sirius yang merupakan runner up grup B. Di upper bracket R1, tim Alliance pun harus rela kehilangan 1 poin di game pertama. Hal ini disebabkan oleh pemain Team Sirius, Sylar, yang bermain amat ganas pada game pertama.

Akan tetapi, Alliance berhasil membalikkan posisi pada game kedua. Ia berhasil menguasai pertandingan secara penuh berkat kemampuan dari Troll Warlord yang digunakan oleh MiCKe serta Queen of Pain yang digunakan oleh Qojqva. Alliance pun berhasil mengamankan game kedua dengan permainan yang sangat ketat.

Lanjut di babak ketiga, Tim Alliance lagi-lagi berhasil bermain stabil dan berhasil mendominasi permainan sehingga mengantarkannya pada kemenangan atas Team sirius. Skor akhir pertandingan ini adalah 2-1.

Pada pertandingan selanjutnya, yaitu pada upper bracket finals, Alliance pun berhadapan dengan Ninja in Pyjamas (NIP). NIP sendiri sebelumnya sudah mengalahkan Team Avorgesa dengan skor penuh 2-0. Bagaimana ringkasan pertandingan Alliance melawan Ninja In Pyjamas?

Sama seperti pertandingan pada upper bracket R1, Alliance harus menelan kekalahan pada game pertama atas NIP. Akan tetapi, ia terus bangkit dan menunjukkan permainan yang stabil. Di game kedua, tim Alliance pun berhasil menundukkan NIP lewat permainan apik dari Storm Spirit Qjoqva, Tiny dari Boxi, dan juga Juggernaut miCKe. Lanjut pada game ketiga, Alliance akhirnya berhasil menghentikan NIP dan mendominasi pertandingan. Dengan begitu, tim ini pun berhasil mengamankan posisinya untuk menuju grand final. Tak hanya itu, ia juga memastikan tempatnya untuk berada di turnamen EPICENTER Major 2019.

Untuk turnamen EPICENTER Major 2019, masih tersisa 1 slot lagi. Turnamen ini memang menyediakan 2 slot tim pada seleksi minor pamungkas. Kira-kira, siapakah tim yang akan menemani Alliance menuju EPICENTER Major 2019? Apakah Team Sirius atau Ninja in Pyjamas?

Pada turnamen EPICENTER Major 2019, akan ada hadiah menarik yang akan dibawa pulang oleh para pemenang. Untuk juara turnamen ini, prize pool yang disediakan adalah $350.00 dollar Amerika atau sekitar Rp 5 miliar rupiah. Tim yang akan menduduki posisi runner up akan mendapatkan prize pool sebesar $ 170.000 dollar Amerika atau setara dengan Rp 2.4 miliar.

Hadiah yang cukup menggiurkan ini jelas membuat masing-masing tim berusaha keras untuk bisa sampai ke Epicenter Major 2019. Ini adalah turnamen Dota 2 kelas dunia yang tak hanya bisa menjadi peluang untuk mendapatkan hadiah menarik, tetapi juga akan meningkatkan gengsi masing-masing tim.

Pada Epicenter XL tahun 2018 lalu, tim PSG LGD berhasil membawa trofi juara diikuti oleh Team Liquid yang menempati posisi runner up. Pada pertandingan ini, keseruan yang sama mungkin akan terjadi. Menurut Anda, siapakah kandidat tim paling kuat yang akan mampu merebut gelar juara?

 

Leave a Reply