eSports Dota 2

Alter Ego Finish Juru Kunci Wakil Indonesia

Kualifikasi World Cyber Games 2019 telah selesai dan Alter Ego finish di kualifikasi World Cyber Games 2019 tak bisa berbuat lebih sebagai wakil dari Indonesia. Sebagai satu-satunya wakil yang sangat dibanggakan oleh Indonesia menjadi suatu hal yang cukup menggembirakan. Banyak harapan besar yang diberikan kepada Alter Ego. Alter Ego sudah berusaha keras memberikan yang terbaik dalam pertandingan tersebut, namun tidak mengapa kalau sampai akhirnya tak dapat menyandang sebagai juara atau belum bisa lolos dalam kualifikasi.

Seperti kalian ketahui sendiri, kualifikasi World Cyber Games 2019 ini banyak negara yang telah mengikutinya. Ada sebanyak 85 negara yang ikut andil dalam memberikan yang terbaik untuk negaranya masing-masing. Wakil dari Indonesia bermain cukup baik sebenarnya dalam ajang kualifikasi ini karena mampu menyisihkan banyak pemain dari negara-negara lain.

Kalau mengingat review Indonesia dalam mengikuti ajang kualifikasi Dota 2, awalnya dimulai dari Warcraft III dan Hearthstone. Dalam ajang bergengsi ini untuk Dota 2 ada tim terbaik yang siap bertanding dalam tournament. Diantara pemain tersebut PG Orca, PG Godlike, PG BarracX dan Alter Ego. Untuk regional asia pasifik Alter Ego berhasil menjadi perwakilan dari Indonesia.

Alter Ego memang pantas kalau bisa menjadi tim andalan dari Indonesia. Faktanya dalam ajang yang sangat diperebutkan oleh banyak negara ini, Alter Ego bisa berada di babak penyisihan Round robin. Namun, Alter Ego tidak sendiri, ada tim lain, se-Asia Pasifik ada 6 tim, namun Ramz harus menduduki urutan terakhir dalam babak penyisihan ini. Beruntungnya tim Alter Ego yang lebih unggul karena menang atas geek fam sehingga mendapat satu poin. Geek fam ini dibawah Alter Ego dan dijadikan squad cadangan.

Pemenang region asia pasifik ini dimenangkan oleh Cignal Ultra. Cignal ultra merupakan tim dari Filipina yang bermain sangat bagus dalam kualifikasi ini. Thailand juga menampilkan permainan yang sangat baik sekali. Dengan timnya MSCerberus yang berhasil menyandang juara kedua. Untuk juara pertama bisa membawa hadiah yang cukup besar senilai 5.000 US Dollar dan bagi pemain yang kedua berhasil membawa hadiah sebesar 1.500 US Dollar. Ada hadiah menarik lainnya yang didapatkan bagi kedua pemenang ini, yaitu bisa mendapatkan sebuah tiket untuk event yang akan diberlangsungkan tanggal 18-21 Juli mendatang di sebuah negara yaitu Xi’an Cina

Pemain asia ini memang cukup lihai dalam memainkan perannya sehingga sangat pantas menyandang juara. Dalam peserta WCG 2019 untuk region APAC ada tim tier 2. Untuk kualifikasi pada region ini ada negara Cina, Eropa dan Amerika. Untuk price poolnya sebanyak 140.000 US Dollar atau kalau dirupiahkan sebesar 2 milyar. Sungguh angka yang sangat fantastis sekali ya, kalau bisa membawa pulang hadiah sebesar itu pasti akan sangat berguna sekali bagi pemain. Kompetisi ini berjalan dengan seimbang karena masing-masing region adalah lawan yang memiliki kemampuan yang sama-sama bagus.

WCG salah satu ajang bergengsi dan menjadi festival esports yang sudah berjalan sejak lama. Sekitar tahun 2000 festival ini sudah mulai diberlangsungkan. Banyak negara yang mengikuti ajang bergengsi ini. Memang hal ini ada maksud dan tujuan yang bagus, tujuannya agar antar negara tidak terjadi kesalahpahaman dan tetap damai tanpa ada konflik. Untuk maksud diadakannya ajang bergengsi ini agar nantinya kehidupan ekonomi masyarakat dunia bisa lebih tertata dan terwujud suatu keharmonisan.

Sebenarnya sangat disayangkan sekali sih kalau tim dari Indonesia harus tersisih. Diharapkan Alter Ego dan siapapun tim yang nanti akan menjadi wakil Indonesia bisa memberikan permainan yang bagus.

 

Leave a Reply