eSports Dota 2

Aura Esports Bubarkan Tim Dota 2 Karena Godot

Aura Esports bubarkan tim Dota 2, hal ini menjadi kabar yang sangat mencengangkan. Berdasarkan berita yang beredar, bubarnya Aura Esport  ini bukan tanpa sebab, setelah diusut lebih dalam ternyata hal ini terjadi karena kepulangan Godot ke negerinya. Kalian pasti tahu atau pernah mendengar Godot kan?

Darcy Godot Jose seorang pemain dari kebangsaan Australian ini menjadi salah satu pemain pro di Dota 2. Bagi sebagian penggemar game Dota 2 barangkali ada yang belum pernah atau masih asing mengenai Godot ini. Namun, nama Godot sempat melambung tinggi dan menjadi bahan pembicaraan pemain-pemain Dota 2 tepatnya waktu ia pertama kali terjun ke Dota 2.

Hero pertama yang ia gunakan sehingga membuat guncang Dota 2 yaitu Mirana yang pada saat itu baru dirilis. Godot sebenarnya masih berdarah Portugal, namun bertempat tinggal di Australia. Godot memang salah satu pemain yang bisa diandalkan. Setiap penampilan yang diberikan selalu membuat takjub fansnya. Ada beberapa perlombaan yang pernah diikuti oleh Godot, diantaranya banyak bermain di turnamen lokal yang pada saat itu masih satu tim dengan Natural 9.

Bergabungnya Godot dengan tim Absolute menjadi awal mulai karir di Dota 2 tepatnya pada tahun 2012. Namun tidak habis sampai disitu, kemampuannya yang sangat bisa dibenarkan membuat ia banyak tim lain yang menariknya untuk bergabung. Tidak lama bergabung dengan tim Absolut, Godot akhirnya masuk dan memulai strategi baru dengan Tim Immunity. Selain itu Godot pernah juga menjadi satu tim yang juga berkelas seperti Can’t Say Wips.

Lama bermain Dota 2 semakin mengasah kemampuan bermainnya. Tepatnya bulan Januari 2018 kurang lebih 6 tahun sudah Godot menjadi pemain Dota 2 yang membuat ia semakin profesional dalam memainkan semua hero. Hal ini membawanya sampai pada pertandingan kompetitif dengan tim XCN di tanah air. Walaupun baru pertama kali ikut dalam pertandingan kompetitif di tanah air, namun langsung bisa menyandang kemenangan di peringkat 3. Waktu itu ia mengikuti turnamen Indonesia Games Championship 2018. Setelah turnamen tersebut usai, Godot mulai bergabung dengan Aura Esports, salah satu tim lokal.

Nama Godot makin bersinar dengan bergabung di Tim Aura Esports, prestasi runner up mampu ia raih bersama timnya. Padahal tournament yang diselenggarakan ini sangat bergengsi yaitu pada ESL One Indonesia Championship Season 1. Aura Esport  memang cukup puas dengan posisi runner Up karena tidak bisa menyandang sebagai pemenang setelah dikalah oleh BOO-ID, untuk skor yang dihasilkan waktu itu 3-0.

Bisa dibilang eksistensi yang dimiliki Godot sudah berakhir, dan Godot mengharuskan kembali ke Australia. Namun, ia masih tetap bermain Dota 2 dan bergabung kembali dengan tim Shutdown ESC untuk melanjutkan karir yang lebih profesional. Penghasilan yang diraih Godot lumayan besar sekali sampai sejauh ini yaitu mencapai 14,228 US Dollar.

Aura Esport  sebenarnya memang salah satu tim yang berprestasi lumayan, tidaklah terlalu buruk dibanding dengan tim-tim lainnya. Namun, tim ini terpaksa mengumumkan bahwa Aurora harus bubar. Tim muda dan pernah menyandang runner up di ESL One Indonesia ternyata tidak membuat tim ini untuk mempertahankan diri.

Dari segi kemampuan Aurora memiliki komposisi yang bagus dan sangat mumpuni. Meskipun tidak semuanya berasal dari pemain lokal namun mereka semua sangat kompak sekali dalam bermain. Apakah tim aurora mau membuat timnya lagi untuk kedepannya? Kita tunggu kabar terbaru dari tim ini.

 

Leave a Reply