Direktur Eksekutif WePlay! Soal Bukovel Minor

eSports Dota 2

WePlay! akan menjadi penyelenggara turnamen Dota 2 pertama pada tahun 2020 dengan Bukovel Minor. Ini menandai keikutsertaan mereka sebagai penyelenggara khususnya di Dota 2 telah berlangsung untuk waktu yang lama. Turnamen ini diharapkan bisa menyuguhkan pertandingan menarik sebagai pembuka tahun.

WePlay telah melakukan cukup banyak hal saat berkecimpung di Dota 2. Mereka menyelenggarakan beberapa liga online besar dari tahun-tahun dan membantu banyak tim. Sebut saja seperti Natus Vincere dan Alliance, lalu yang terbaru adalah OG dan Ninja in Pyjamas.

estnn
estnn

Terlepas dari perjalanan panjang itu, masih ada kejutan bagi beberapa penggemar yang akan menyaksikan Bukovel Minor. WIN.gg berkesempatan mewawancarai Direktur Eksklusif WePlay!, Max Belonogov, untuk membahas acara tersebut. Max bercerita sedikit tentang sejarah perusahaan dan harapannya untuk turnamen nanti.

WePlay! Esports memang dikenal sebagai penyelenggara liga online untuk berbagai game. Tetapi dengan Bukovel Minor dan Forge of Masters Season 1 dan 2, perusahaan telah terlihat lebih aktif dalam acara LAN.

youtube

“Kami memang akan menyelenggarakan lebih banyak lagi acara LAN ke depannya. Ini adalah cara kami tumbuh sebagai perusahaan,” kata Max Belonogov.

“Pada awalnya, Anda menguji coba pendekatan turnamen dengan format studio, tanpa tim yang bermain di tempat. Kemudian Anda mengambil apa yang telah dipelajari dari situ dan menerapkannya pada turnamen LAN.

“Kami punya cukup banyak acara baru-baru ini untuk meningkatkan pengalaman terutama dengan final LAN Forge of Masters. Pendekatan untuk turnamen LAN dan online kami menjadi alasan mengapa Valve memercayakan kami menyelenggarakan minor ini.”

Di masa yang akan datang, kemungkinan besar WePlay! akan lebih sering membuat turnamen LAN dengan konsep mereka sendiri. Tetapi, yang bisa dilihat dari setiap acara mereka adalah bagaimana pendekatan mereka.

Menurut Max Belonogov, WePlay! selama ini telah mengamati apa yang dilakukan oleh operator turnamen lain. Namun, yang membedakan perusahaannya saat ini adalah pendekatan kreatif. Bagi WePlay! kompetisi adalah bagian dari pertunjukan, di samping tujuan mereka untuk menciptakan sebuah pengalaman.

youtube

“Setiap aspek siaran, seperti kostum, pengaturan studio, musik, video SFM, dan humor diselaraskan dalam alur tertentu. Ini bertujuan untuk menghasilkan pengalaman tertentu. Inilah yang kami sebut esportainment dan apa yang telah kami uji selama lebih dari satu tahun,” tambah Belonogov.

Belonogov mengatakan bahwa saat ini penonton esports menginginkan lebih dari pertandingan untuk ditonton. Oleh karena itulah ketika dipercaya menyelenggarakan minor, hal pertama yang dipikirkan WePlay! adalah konsep acara. Baru kemudian mereka memutuskan tempat untuk menjadi tuan rumah.

Bukovel dipilih salah satunya karena lokasi yang eksotis dengan pemandangan saljunya. Apalagi momennya berdekatan dengan Natal dan Tahun baru yang pasti membentuk atmosfer acara yang unik. Namun, tetap saja ada tantangan yang harus dihadapi, terutama masalah logistik.

“Yang jelas memang ada tantangan soal logistik. Tetapi kami sepenuhnya siap untuk menghadapi hal itu sejak kami memutuskan untuk memilih lokasi. Tantangan terbesar WePlay! Bukovel ini juga kurangnya waktu.

“Anda selalu ingin menyuguhkan lebih banyak konten dan terus meningkatkan apa yang sudah ada. Beberapa ide harus ditangguhkan sehingga yang lain bisa ditampilkan secara maksimal. Tetapi, Anda tidak punya waktu untuk melakukan semuanya sekaligus.”

Di akhir wawancara, Win.gg bertanya tentang tingkat kesulitan menyiarkan acara Dota 2 dan CS: GO. Ternyata, WePlay! mengakui bahwa dari sudut pandang produksi, CS: GO adalah permainan yang lebih sulit untuk ditampilkan. Sementara Dota 2 memberikan tugas yang sedikit lebih mudah kepada tim penyelenggara.

WePlay! Bukovel Minor akan dimulai pada 9 Januari 2020 dan diikuti oleh delapan peserta dari kualifikasi.

Leave a Reply