eSports Dota 2

Dota Summit 10, Ajang Pemanasan TI9

Ajang The International 9 atau TI9 hanya tinggal menghitung minggu saja untuk memastikan kehadirannya. Hal tersebut tentu membuat para penggemar Dota 2 antusias untuk menyambutnya. Kira-kira, siapa kah yang akan menjuarai ajang bergengsi Dota 2 The International tahun ini? Apakah sang juara TI8 bisa mempertahankan gelarnya, atau kah juara baru akan lahir?

Sebelum TI9 dimulai, para penggemar Dota 2 akan dihadirkan turnamen Dota Summit 10 yang berlangsung pada 25-28 Juli 2019 nanti. Turnamen ini diikuti oleh enam tim pilihan yakni Alliance, J Strom, Complexity Gaming, Bestcoast, Pain Gaming dan Team Serenity. Dari keenam tim tersebut, hanya Alliance lah yang berhasil mengikuti ajang The International dan beruntung bisa mengikuti Summit 10. Dikatakan beruntung, karena Dota Summit 10 menjadi tempat Alliance melakukan pemanasan latihan.

Dota Summit sendiri merupakan turnamen yang diselenggarakan di basecamp dari Beyond The Summit. Enam tim peserta akan ada ditempat yang sama bersama para talent di tahun ini. Talent tersebut antara lain adalah Kim, Mason, Brian, Grant, William, Owen, Dakota, dan David. Jika dilihat dari riwayat para tim peserta, Alliance tentu punya peluang besar untuk memenangkan ajang Dota Summit 10.

Pada ajang ini, Alliance juga akan mencoba strategi baru  di patch 7.2.2e yang belum lama ini drilis oleh Valve selaku pihak pengembang. Alliance memperlihatkan performa prima pada akhir musim di ajang Dota Pro Circuit 2018-2019 dengan menempati pringkat 11. Total poin sebanyak 1179 pun berhasil dikumpulkan oleh Micke dan kawan-kawan yang tergabung di Alliance.

Di musim ini Alliance juga memperlihatkan kemajuan yang cukup baik dibanding tahun sebelumnya. Alliance berhasil menjadi juara 1 dalam turnamen GG.Bet Birmingham Invitational beberapa waktu lalu. Bahkan di turnamen StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor Season 2, Alliance berhasil menduduki posisi runner up. Posisi runner up tersebut pun hampir-hampir membuatnya jadi juara jika saja Alliance mau bermain sedikit sabar melawan Ninja in Pyjamas.

Berkat kontribusi Loda sebagai senior sekaligus pelatih di tim ini, Alliance semakin menemukan kamampuan terbaiknya. Ditambah lagi Micke diprediksi akan jadi the new rising star dari Alliance. Dengan begitu, kemungkinan besar Alliance untuk tampil maksimal di ajang The International 9 akan semakin besar.

Selain Alliance, ada juga tim J Storm yang menjadi favorit para penggemar Dota 2 untuk menjuarai ajang Dota Summit 10. Sebelumnya, tim ini bernama VGJ.Storm yang berhasil menggempar TI8 dengan menduduki peringkat 7-8th. Tim ini juga berisi para pemain professional yang sudah berpengalaman di arena kompetitif Dota 2. Beberapa permain tersebut diantaranya adalah Fear dan Resolut1on yang punya riwayat prestasi gemilang.

Pendukung J Storm berharap agar tim favoritnya tersebut berhasil menjuarai Dota Summit 10 yang jadi pemanasan TI9. Namun, para pendukung Alliance juga tidak kalah antusias men-support tim favoritnya tersebut untuk menjuarai Dota Summit 10. Para pendukung Alliance berharap tim favoritnya akan menampilkan kekuatan terbaiknya. Permainan terbaik dari Alliance tersebut, tentu menjadi modal penting bagi keberlangsungan aksinya di The International 9 nanti.

Seperti itulah informasi mengenai Dota Summit 10 yang jadi ajang pemanasan menjelang mulainya The International 9. Mungkin Alliance punya power yang kuat untuk memenangkan ajang tersebut, tapi bisa saja J Storm yang menjuarainya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang telah membacanya sampai selesai. Jadilah gamers yang baik, dan jangan lupa untuk menyayangi diri sendiri dengan bermain Dota 2 secukupnya saja.

Leave a Reply