eSports Dota 2

Dota Summit Minor Dibuka dengan Kejutan Tak Terduga

Dota Summit Minor pertama dari rangkaian DPC musim 2019-2020 telah dimulai hari ini (8/11/2019) di studio Beyond the Summit. Menariknya, dua seri pertama Grup A langsung memberikan kejutan yang tidak terduga. Ninja in Pyjamas dalam ancaman eliminasi dini setelah hasil mengecewakan.

Ninjas in Pyjamas sebenarnya menjadi salah satu tim favorit untuk membawa pulang trofi di kejuaraan kali ini. Bersamaan dengan itu, kini mereka malah hanya berjarak satu seri dari eliminasi awal di fase grup. Tentu banyak yang tak menduga NiP mengalami kendala di awal seperti ini.

Juara TI5 Peter “ppd” Dager dan Saahil “Universe” Arora dan tiga pemain NiP lainnya dikalahkan oleh tim kuda hitam, jfshfh178. Ini adalah tim yang mengikuti Dota Summit Minor setelah Virtus.pro memutuskan mundur. Bisa dibilang, tim ini dihuni oleh pemain dengan perpaduan yang menarik

dotesports.com

Beberapa pemain belum pernah memperkuat tim besar dalam beberapa tahun karier profesionalnya. Sementara beberapa lainnya bahkan baru menapaki awal karier profesional mereka di dunia esports.

Salah satu yang cukup menarik adalah Yaroslav “Pikachu” Vasilenko di posisi mid lane. Dia merupakan saudara kembar Iceberg, yang sangat mengganggu dalam game pertama di Timbersaw. Dia terus menekan Nico “Gunnar” Lopez pada Ember Spirit dan memaksa NiP memainkan dua mid sejak tahap awal.

Pada saat memasuki 15 menit, 178 memimpin NiP 9-1 dan 5 di antaranya terbunuh di Ember. NiP sama sekali tidak diberi jeda dan tidak ada kesempatan untuk memulihkan diri. GG datang ke dalam permainan saat memasuki menit ke-35, ketika pasukan CIS memegang keuntungan 25.000 gold.

twimg
liquipedia

Kemudian pada game kedua, ternyata juga tidak menjadi lebih mudah bagi NiP. Mereka berhasil memberikan perlawanan dengan tiga kills pada tiga menit pertama permainan. Tetapi, dari sana semuanya tampak menurun dan angin berpindah ke kubu lawan.

Tim 178 semakin percaya diri, Nikita “Palantimos” Grinkevich di Chaos Knight melakukan laning yang sempurna. Momen ini mendatangkan malapetaka untuk mengakhiri permainan dengan hampir dua kali lipat dari networth farmed hero terbanyak NiP.

Sangat disayangkan untuk NiP, karena dengan kekalahan di seri pertama mendorong mereka ke posisi yang tidak aman. Mereka perlu menjalani pertandingan lainnya di grup A DOTA Summit 11 dengan lebih baik. Apalagi lawan yang harus mereka hadapi juga bukan tim sembarangan yaitu paiN Gaming.

Di sisi lain, pemecah rekor Invoker terjadi oleh tim Invictus Gaming yang menetapkan standar tinggi pada seri berikutnya. Invictus Gaming adalah satu-satunya tim asal Tiongkok di turnamen ini. Mereka memulai perjalanan dengan kemenangan 2-0 atas wakil Brasil, paiN Gaming.

Pemain mid lane muda mereka, Zhou “Emo” Yi, mendapat sorotan yang luar biasa berkat penampilan apiknya. Dia baru-baru ini dipromosikan setelah TI9 dari iG Vitality ke tim utama. Zeus-nya di game pertama benar-benar tepat, tetapi kejutan besar datang di game dua, di mana dia memegang Invoker.

Laga kedua berlangsung hanya 16 menit, benar-benar menjadi milik Emo. Dia menyelesaikan pertandingan sekaligus berhasil memecahkan rekor statistik Invoker. Invictus G dan jfshfh178 akan saling berhadapan di pertandingan penyisihan grup kedua.

Pemenang pertandingan tersebut dijamin mendapatkan slot di babak playoff Minor. Sementara dua tim yang kalah harus melalui pertandingan penentuan hidup dan mati untuk bisa berkiprah di turnamen tersebut. Ninja in Pyjamas dan paiN Gaming tentu tidak menyangka dengan hasil ini.

Tetapi ini masih belum berakhir, sebab turnamen ini juga memberikan poin untuk kualifikasi untuk The International 2020. Adapun semua pertandingan dapat disaksikan melalui saluran Twitch resmi Dota Summit Minor 11.

Leave a Reply