eSports Dota 2

Dota Underlords Setara dengan Auto Chess?

Valve mengembangkan game Dota Underlords sebagai game terbaru milik mereka. Proses pengembangan ini berawal dari kesuksesan Drodo Studio dalam menciptakan inovasi genre terbaru dengan Auto Chess yang cukup menarik perhatian Valve. Pemilik Dota 2 itu pun pada akhirnya mengakuisisi game tersebut kemudian membuat versi mereka sendiri yang mana mereka bisa menggunakan seluruh properti yang ada di Dota 2.

Pada awal Mei lalu, Valve telah mendaftarkan hak paten bernama Dota Underlords Justia. Hak paten tersebut meliputi berbagai bidang, salah satunya adalah video game software. Tentu tidak ada yang tahu nantinya akan seperti apa Dota Underlords ini. Akan tetapi, komunitas sangat yakin bahwa Valve tidak akan membuat sekuel ataupun update untuk Artifact. Artifact sendiri kini seakan sudah menjadi artefak sungguhan.

Berdasarkan sedikit bocoran tentang game terbaru buatan Valve ini, komunitas pun bisa bernafas lega karena Underlords bukanlah sekual Artifact. Kabarnya, Valve menggunakan banyak sekali properti Dota 2, dari bagian pengaturannya hingga daftar hero yang ada di dalam game. Semuanya direpresentasikan dengan menggunakan ikon hero pada Dota 2. Penggunaan properti dari Dota 2 tak berhenti sampai situ saja. Untuk sekarang ini, model karakter yang ada pada Dota Underlords pun masih versi asli Dota 2 tanpa ada perubahan sama sekali.

Akan tetapi, demi menjaga game tetap ringan dan gampang diakses, resolusi serta detail dari tiap karakter diturunkan sehingga tak terlalu membebani perangkat. Untuk sekarang ini, masih belum jelas apakah nanti pada saat peluncuran model karakter akan terus seperti ini atau akan ada perubahan.

Jika Anda mengetahui Auto Chess versi Workshop, Anda juga pasti akan menemukan hal yang serupa untuk Dota Underlords ini. Semua yang Anda tahu tentang Autochess versi workshop semuanya ada pada Dota Underlords. Mulai dari sinerginya, ras, sampai tier tiap bidak. Semuanya hadir dalam game terbaru yang saat ini sedang dikembangkan oleh Valve.

Itulah sedikit bocoran tentang fitur-fitur yang ada pada bagian layar utama Underlords ini. Pembahasan kali ini akan beralih pada sisi game play-nya. Penampakan game play sepertinya juga tak terlalu berbeda jauh dengan Auto Chess. Para pemain masih tetap akan disuguhkan indikator HP serta tier hero yang sangat mirip dengan Auto Chess.

Demikian adalah sedikit bocoran tentang game terbaru dari Valve yang saat ini masih dalam masa pengembangan. Yang perlu Anda garis bawahi adalah ini masih berupa bocoran. Masih ada kemungkinan (meskipun kecil) bahwa bocoran ini hanyalah sebatas fanmade. Kita tunggu saja bagaimana tanggapan dari Valve. Mungkin saja setelah game ini bocor, Valve segera memperbaiki setiap elemen sehingga ada hal-hal baru yang berbeda dengan apa yang sudah diberitakan. Tentu masih banyak kemungkinan sebelum game terbaru ini benar-benar dirilis.

Hadirnya Dota Underlords diharapkan bisa meramaikan kembali scene Dota 2 di Indonesia. Seperti yang kita ketahui bersama, scene game PC di Indonesia masih sangat sepi. Game-game seperti ini masih kalah dengan game smartphone yang lebih mudah untuk dimainkan. Tak hanya Dota 2, game lain buatan Valve yang juga kurang beruntung di Indonesia adalah Counter Strike Global Offensive. Keduanya sepertinya kurang diminati oleh kaum millenials.

Persaingan di dunia game memang sangat ketat. Perusahaan game memang selalu dituntut untuk bisa melakukan inovasi-inovasi baru agar game mereka tetap diminati. Dota Underlords ini adalah inovasi terbaru untuk para penggemar Dota 2.

 

 

Leave a Reply