eSports Dota 2

Faceless Void Dominasi Arcana Vote TI9 Dota 2

Pecinta Dota 2 tentu sudah tidak asing lagi dengan arcana vote pada ajang kompetisi paling bergengsi seperti The International 9. Memang benar jika arcana vote adalah hal yang tidak bisa dilepaskan dari ajang The International 9 kompetisi paling bergengsi di dunia Dota 2. Pasalnya, proses arcana vote ini sama pentingnya dengan pencarian Juara The International yang memang membutuhkan ketelitian. Saat ini, tersisa delapan hero yang memiliki dukungan terbanyak dari masyarakat dunia Dota 2.

Hero yang tersisa tersebut diantaranya adalah Faceless Void, Drow Ranger, Invoker, Windranger, Ogre Magi, Siper, Necrophos, dan Spectre. Sampai saat ini Faceless Void masih jadi terfavorit dengan jumlah voting yang lebih banyak dari pesaingnya. Voting yang diterima Void sekitar 8,97 juta, diikuti Drow dengan voting sebanyak 7,51 juta. Jika tahun lalu Void menduduki posisi runner-up, sepertinya tahun ini posisi pertama akan diraihnya.

Mengutip data popularitas Dotabuff, Void lebih banyak dipick daripada Drow dengan berbagai macam alasan dari komunitas Dota 2. Pick rate yang dihasilkan Void cukup tinggi terlebih di tier Legend, Archon, dan Crusader yang berkisar 18% -15%. Hal ini tentu jadi sebuah bukti kuat bahwa Void memang sangat fenomenal di dunia Dota 2. Tapi bukan juga berarti Drow tidak bagus, karena bagus atau tidaknya kembali lagi pada skill individu  player.

Faceless Void sendiri merupakan hero di dunia Dota 2 yang merupakan role agility carry yang bisa mengunci lawannya untuk dihabisi sendirian maupun keroyokan. Daya rusak yang dihasilkannya semakin besar ketika late game dan akan sangat menyusahkan lawan. Hero ini juga efektif dimainkan sebagai offlaner karena punya kemampuan blink untuk kabur dan menyerang. Hal itulah yang membuat Faceless Void menjadi carry menakutkan sekaligus terfavorit di dunia Dota 2.

Walaupun menjadi carry menakutkan dan terfavorit di dunia Dota 2, rasanya tidak bijak kalau hanya menyebutkan kelebihannya saja. Bagaimanapun juga, Faceless Void juga punya kekurangan yang siap jadi feeder jika tidak bisa menggunakannya. Beberapa diantaranya adalah escape mechanism yang sangat singkat serta bergantung pada item dan level. Selain itu, satu saja kesalahan eksekusi team fight, maka akibatnya akan sangat parah yang mungkin bisa mengakibatkan blunder.

Void harus khawatir di semifinal nanti karena pesaing yang jumlahnya semakin sedikit akan mempengaruhi hasil vote untuk berubah. Selain itu, selisih vote antar hero juga tidak terlalu jauh berbeda dan kemungkinan berbalik posisi sangat mungkin terjadi. Itu mengindikasikan bahwa pemenang arcana vote masih jauh dan masih bisa berubah urutan. Untungnya, Invoker dan Windranger harus saling menyalip terlebih dahulu untuk bisa mengalahkan hasil vote saat ini.

Arcana vote memang hal yang tidak bisa dipisahkan dari ajang kompetisi Dota 2 paling bergengsi yakni The International. Tapi, jangan sampai hanya karena arcana vote, kita jadi berselisih dengan teman kita yang tidak sependapat. Biarkanlah orang lain dengan vote pilihannya tanpa harus membuat perdebatan yang tidak penting untuk dilakukan. Suka dengan Void maka silahkan ikut vote dan jika suka dengan tujuh saingannya juga tidak mengapa.

Seperti itulah informasi mengenai arcana vote TI9 Dota 2 yang didominasi oleh Faceless Void. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang telah membacanya dari awal hingga selesai. Mainkan Dota 2 secukupnya saja agar kesehatan Anda tetap terjaga, dan jangan lupa untuk menjadi  gamers yang cerdas. Karena gamers yang cerdas tentu tau bagaimana caranya menjadi pelajar dan pekerja yang juga cerdas.

Leave a Reply