Youtube
eSports Dota 2

Hasil MDL Chengdu Major Dota 2 Hari ke-5

TNC Predator terus bergerak lebih dekat untuk meraih gelar juara dalam hasil MDL Chengdu Major terbaru. Setelah memasuki Major pertama sebagai salah satu unggulan, TNC telah mengamankan tiket di Final Braket Atas. Vici Gaming menyusul dan kedua tim setidaknya akan finis di peringkat tiga besar.

Playoff Braket Atas memiliki dua pertandingan semifinal yang sangat menarik. TNC lebih difavoritkan menang pada saat melawan J.Storm. Sebelum babak ini, TNC hanya mengalami satu kekalahan yakni ketika melawan Alliance di babak pertama playoff.

Youtube

Di sisi lain, J.Storm menyelesaikan babak grup di tempat kedua. Kemudian mereka mengalahkan Team Liquid di babak pertama Braket Atas. Pertandingan melawan TNC pun berlangsung panas sejak game pertama.

TNC sempat memimpin terlebih dahulu, tetapi J.Storm tidak memberikannya dengan mudah. Setelah serangkaian serangan bolak-balik, TNC akhirnya mampu menutup permainan setelah lebih dari satu jam.

Youtube

Di game kedua, Kim “Gabbi” Villafuerte dari TNC menggunakan Naga. Mereka mengharapkan game bisa menahan permainan selama yang mereka bisa. Di sini J.Storm memang terlihat lebih unggul di tahap awal permainan.

Namun, perubahan terjadi di sekitar menit ke-16 hingga 17 berkat permainan impresif dari Timothy “Tims” Randrup. TNC pun mendapatkan empat kills atas J.Storm. Sementara TNC memimpin di sisa game kedua, J.Storm tidak terlalu menyulitkan dan TNC akhirnya mendapat kemenangan dalam waktu 46 menit.

Youtube

Sementara hasil MDL Chengdu Major lainnya menyajikan duel seru antara VG melawan Evil Geniuses. Di game pertama, Zhang “Paparazi” Chengjun menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan Leshrac. Didukung oleh Zeng “Ori” Jiaoyang yang menggunakan Gyrocopter.

VG pun keluar sebagai pemenang di game pertama. Memasuki game kedua, performa apik kembali ditunjukkan oleh Paparazi. Namun, ketika sedang berada di atas angin, VG malah mendapat empat kills dari EG. Momentum tersebut dimanfaatkan oleh EG untuk mengambil kemenangan di game kedua.

Hingga di game ketiga, Paparazi membuktikan bahwa dirinya benar-benar salah satu pemain top dunia Dota 2. Permainan VG lebih terkontrol dan membawa mereka mengamankan satu tempat di Final Braket Atas.

Pada Braket Bawah, dua tim lainnya juga mesti rela tersingkir dari Major pertama musim ini. Pertandingan pertama mempertemukan Fnatic dan Invictus Gaming. Fnatic mendominasi game pertama dan mendapatkan kemenangan hanya dalam 20 menit.

Tetapi di game kedua, iG menunjukkan kepada Fnatic mengapa mereka layak berada di Major. Sang jagoan, Zhou “Emo” Yi, dengan Ember Spirit membawa timnya memenangkan game kedua dengan 14 kills.

Emo semakin tak terbendung di game ketiga berkat melakukan kills dua digit. Didukung dengan penampilan kuat dari Thiay Jun “JT-“ Wen, iG pun mengklaim kemenangan dan memulangkan Fnatic dari turnamen MDL Chengdu Major.

Hari itu di pertandingan terakhir, Jacky “EternaLEnVy” Mau, yang memperkuat Fighting Pandas melawan mantan timnya, beastcoast. Selama shuffle pasca-TI9, beastcoast merekrut seluruh skuat Tim Anvorgesa.

Sayangnya, Fighting PandaS justru tidak terlihat akan bisa mengalahkan beascoast dengan performa yang biasa. Game pertama pun lepas dari tangan, begitu pula di game kedua. Fighting Pandas sempat mencoba melawan, namun Jingjun “Sneyking” Wu secara mengejutkan membuat banyak kills.

Dua digit kills dari tiga roster beascoast pun menyegel kemenangan dan menyingkirkan Fighting PandaS.

Saat ini turnamen tengah memasuki masa rehat dan akan kembali dilanjutkan pada 22 November. Dari hasil MDL Chendu tadi, Sejumlah pertandingan seru layak ditunggu di saluran resmi Dota 2 ESL. Secara keseluruhan, total tiga tim Dota 2 akan tersingkir di babak berikutnya.

Leave a Reply