Dota 2

Jajaran Pemain Dota 2 Ternama yang Masih Tanpa Tim

eSports Dota 2

Setiap awal tahun, seringkali ada beberapa pemain Dota 2 dengan nama besar yang tidak memiliki tim. Tidak ada bedanya dengan tahun 2020, di mana banyak pemain profesional yang nasibnya belum jelas setelah dilepas timnya. Akan tetapi, setidaknya enam pemain papan atas yang masih bisa diperebutkan oleh tim-tim besar.

Keenam pemain tersebut berstatus tanpa kontrak hingga saat ini. Padahal, jika dilihat dalam beberapa tahun terakhir, penampilan mereka terbilang sangat menonjol bersama tim sebelumnya. Siapa saja mereka?

  1. Yeik ‘MidOne’ Nai Zheng

MidOne telah menghabiskan empat tahun yang mengesankan bersama Team Secret. Tetapi setelah The International 2019, pemain Dota 2 asal Malaysia itu dipindahkan ke daftar tidak aktif. Beberapa waktu lalu, MidOne sempat sekali lagi membela Secret di ajang ONE Esports Dota 2 Invitational di Singapura.

Tetapi, sayangnya itu sekaligus menjadi penampilan terakhirnya untuk Secret. Dengan LGD.International terbentuk di kawasan Asia Tenggara, banyak yang berasumsi bahwa MidOne akan bergabung ke sana.

  1. Gustav “s4” Magnusson

Setelah memenangkan TI3 dengan Alliance pada tahun 2013, s4 telah menjadi salah satu atlet Dota 2 paling berpengalaman. Pasalnya, dia sempat merasakan bermain di beberapa tim terbaik di dunia. Setelah pindah dari Secret ke OG dan kembali Alliance untuk waktu yang singkat, s4 juga sempat bermain di Evil Geniuses.

Setidaknya dia bertahan di EG hingga akhir TI9, di mana kemudian dia diturunkan ke daftar pemain non-aktif. Saat ini s4 masih tetap menjadi anggota tidak aktif dari skuat EG dan belum menunjukkan tanda-tanda mencari tim baru atau melakukan comeback.

  1. Syed Sumail “SumaiL” Hassan

Anggota EG lain yang juga bermasalah usai The International 2019 adalah Syed Sumail ‘SumaiL’ Hassan. Akibat diturunkan ke daftar pemain tidak aktif EG, dia memutuskan pindah ke Quincy Crew, yang sayangnya hanya sebentar. SumaiL membantu Quincy Crew lolos ke Minor pertama musim ini.

Akan tetapi, dia kemudian malah bergabung ke Chaos Esports Club pada saat Minor berlangsung. Untuk sekarang, Ada beberapa rumor yang mengatakan dia akan kembali ke Quincy Crew atau Chaos EC.

  1. Michael ki “Ninjaboogie” Ross Jr

Michael ki “ninjaboogie” Ross Jr telah menjadi bagian utama dari panggung Dota 2 Asia Tenggara selama beberapa waktu. Ninjaboogie sempat kembali ke Mineski pada awal 2019, tetapi dia meninggalkan tim setelah kinerja yang buruk di TI9.

Sejak itu penampilan terakhirnya adalah bersama MidOne di tim SEAMonkeys dalam babak kualifikasi regional Leipzig Major. Sayangnya, SEAMonkeys gagal lolos dan sejauh ini tidak ada kelanjutan tentang tim tersebut.

  1. Rasmus “Misery” Filipsen

Misery memiliki karier Dota 2 yang sangat panjang dengan bermain untuk banyak tim. Setelah bermain di LGD.International, EG, paiN Gaming, dan Digital Chaos, dia sempat mengambil peran pendek sebagai pelatih. Pada akhirnya, Misery bergabung ke Chaos EC pada TI9 di mana tim finish di tempat terakhir.

Masih belum pasti apakah dia akan kembali ke peran kepelatihan atau kembali bermain sebagai profesional dalam waktu dekat. Tidak ada tim yang dikabarkan sedang mendekatinya.

  1. Martin “Saksa: Sazdov

Saksa adalah pemain lain yang tiba-tiba menghilang dari kancah Dota 2 sejak TI9. Setelah memutuskan hengkang dari Ninjas in Pyjamas akibat hasil yang buruk di Shanghai, Saksa kemudian absen. Terakhir dia terlihat bermain bersama skuat Denmark di final WESG wilayah Eropa Utara.

Namun, terlepas dari itu, Saksa saat ini masih aktif bermain Dota 2. Hal itu diketahui ketika dia mengunggah gambar akunnya berada di puncak peringkat Support MMR Eropa.

Masih ada waktu untuk melihat semua pemain Dota 2 tadi bergabung ke tim pada saat kualifikasi Minor dan Major ketiga dimulai.

Leave a Reply