joindota
eSports Dota 2

Keen Gaming Dota 2 Mulai Gebrakan Baru Bersama LaNm

Tim superstar Keen Gaming Dota 2 memang sudah sangat familiar di dunia esports ranah internasional. Keberhasilan mereka mengikuti ajang The International 9 kemarin merupakan bukti bahwa mereka bukanlah tim yang ecek-ecek. Belum puas dengan hasil yang dicapai karena gagal menjuarai TI9, Keen Gaming pun melakukan pembaruan. Pembaruan tersebut untuk mempersiapkan mental dan strategi baru agar bisa mulus melewati musim 2019-2020.

Lewat Weibo resmi akun Keen Gaming, mereka umumkan ucapan selamat tinggal pada tiga orang anggotanya. Ketiga pemain tersebut adalah eLeVeN, Kaka, dan old chicken yang sudah banyak berkontribusi untuk membela tim Tiongkok tersebut. Kemudian, untuk memberi warna baru dalam permainan, Keen Gaming merekrut Kamma dan satu player lain yang masih misterius. Dengan begitu, Keen Gaming harus melakukan persuasif ulang agar kebersamaan dan keakraban pemain baru cepat terjalin.

hotspawn
hotspawn

Kamma adalah salah satu pemain baru Keen Gaming yang jadi sorotan para pecinta Dota 2 karena profilnya yang cemerlang. Ia bukan player sembarangan yang bisa diremehkan begitu saja atau dibiarkan bebas melakukan farming. Riwayat permainannya mencatat bahwa ia adalah player gesit yang gerak-geriknya sulit ditebak oleh lawan. Jika dibiarkan farming dan lebih dahulu mendapat item ditimbang lawan, dijamin ia akan membuat kegaduhan.

Banyak pihak berasumsi bahwa kedatangan Kamma di Keen Gaming akan mengembalikan popularitas raksasa Tiongkok ini. Namun, tak sedikit pula fans Dota 2 yang menganggap bahwa Kamma tidak bisa menggantikan posisi old chicken sebelumnya. Mereka berdua kerap kali dibanding-bandingkan dari segi kemampuan dan pengalaman di dunia Dota 2. Pastinya, jika tidak lebih baik dari old chicken, Keen Gaming tidak akan merekrut Kamma untuk menopang kekurangan yang ada.

ESL
ESL

Perekrutan pemain baru tersebut adalah kelanjutan akan transfer pemain yang dilakukan raksasa Dota 2 ini. Sebelumnya, Keen Gaming pun sukses menghadirkan Chai “Mushi” Yee Fung dengan status free transfer in team. Kemampuan negosiasi Keen Gaming memang tak diragukan lagi karena banyak pemain hebat yang berhasil didatangkan. Bahkan, berkat kemampuan negosiasi yang hebat dari manajemen Keen Gaming, mereka sukses memperoleh jasa LaNm.

Zhang “LaNm” Zhicheng bersedia memberi pelatihan pada para punggawa Keen Gaming untuk musim 2019-2020. Entah rencana macam apa yang sedang dipersiapkan oleh raksasa Dota 2 asal Tiongkok ini dengan menghadirkan LaNm. Namun pastinya, kemajuan tim yang pesat untuk bisa mendominasi The International 10 adalah salah satu projectnya. LaNm sendiri adalah sosok bintang dari para superstar Dota 2 yang mengikuti TI9 bersama tim Royal Never Give Up.

vpesports
vpesports

Baginya, ini bukanlah pertama kali ia dinobatkan sebagai pelatih untuk tim profesional Dota 2 kancah dunia. Di tahun 2017 lalu, laki-laki berusia 29 tahun ini juga berhasil menjadi pelatih untuk dua tim besar Dota 2 yakni Vici Gaming dan EHOME. Banyak fans dari Keen Gaming yang menyambut kedatangan LaNm dengan hangat dan penuh harap. Tentu para fans tersebut melakukannya karena mereka ingin tim kesayangannya tersebut semakin eksis ditimbang superstar Dota 2 lainnya.

Jadi, untuk DPC (Dota 2 Pro Circuit) musim 2019-2020, formasi Keen Gaming diisi oleh Kamma, Zhai Jingkai, dark, Jiang An, dan Mushi. Ditambah lagi, kehadiran LaNm yang akan berkontribusi sebagai pelatih sekaligus motivator untuk Keen Gaming. Dengan begitu, lengkaplah sudah pembaruan besar yang dilakukan oleh tim superstar Keen Gaming Dota 2. Bagaimana menurut Anda mengenai perubahan yang dilakukan oleh Keen Gaming untuk DPC musim 2019-2020 ini?

Leave a Reply