forward gaming
eSports Dota 2

Kisah Dramatis Forward Gaming

Nasib memang tidak ada yang tahu, di dunia esports sekalipun seperti Forward Gaming salah satu peserta TI9. Tim Forward Gaming berhasil lolos kualifikasi TI9 yang sangat kompetitif, namun harus menerima kenyataan pahit. Padahal, banyak tim raksasa Dota 2 lainnya yang berusaha keras untuk bisa lolos ke babak kualifikasi The International tersebut. Tak sampai sebulan lagi jelang penampilan puncak tim-tim papan atas Dota 2 di Shanghai, Forward Gaming umumkan bangkrut.

Sangat disayangkan, jika tim raksasa Dota 2  Amerika ini harus enyah dari dunia esports yang membesarkan namanya. Belasungkawa bukan hanya karena kabar kebangkrutannya saja, namun mengenai nasib para anggota yang berjuang di ajang TI9. Jika banyak pihak yang mempertanyakan tim mana kah yang akan menarik para anggota Forward Gaming, tentu belum ada data yang falid. Tapi setidaknya, belasungkawa terdalam yang harus dibidik adalah para anggota timnya yang tetap tampil di TI9 walaupun tanpa menerima gaji.

Mengutip dari revivaltv.id, pemilik Forward Gaming yakni David Dashtoyan, menjelaskan tentang permasalahan yang sedang dialami. David mengungkapkan bahwa Forward Gaming sudah tidak beroperasi lagi di ranah esports. Semua kontrak staf beserta pemainnya juga sudah dinonaktifkan karena krisis keuangan yang menimpanya. Yang lebih mengibakan lagi, krisis keuangan mengharuskan Forward Gaming menunggak pembayaran gaji untuk bulan Juli.

Sebenarnya sejak bulan Juni kemarin, tim ini sudah terancam gulung tikar usai EPICENTER Major. Tapi penampilan yang meyakinkan dari para pemainnya, membuat tim tetap semangat untuk berjuang sambil memperbaiki keadaan ekonomi. Forward Gaming berharap bisa menjuarai ajang The International 9 dan membalikan keadaan timnya yang sekarang. YawaR dan kawan-kawan siap menerima apapun yang terjadi pada Forward Gaming sekalipun itu adalah kenyataan yang pahit.

Forward Gaming terkenal dengan permainannya yang khas dengan formasi iconic yang tak menentu disetiap penampilan. Itulah yang membuat lawan-lawannya sulit untuk menebak alur permainannya yang tak menentu dan penuh jebakan. Tak jarang, Forward Gaming menampilkan skill individu dari para pemainnya yang menakjubkan. Walaupun terkenal dengan skill individunya, Forward Gaming juga bisa menjadi tim fight yang solid dan sulit ditaklukan oleh lawan-lawannya.

Tim ini begitu unik dan langka dengan keunggulan skill individu para pemain serta daya persuasive yang besar berkat prestasinya. Rasanya terlalu cepat apabila Forward Gaming menghilang dari ranah esports dan meninggalkan para pendukungnya. Namanya yang terpampang sebagai peserta ajang The International 9 akan jadi sejarah manis bagi dunia esports. Terlebih jika Forward Gaming berhasil meraih gelar juara di ajang kompetisi paling bergengsi Dota 2 tersebut.

Melihat riwayat prestasi yang pernah dicapainya, Forward Gaming punya potensi besar untuk mengubah keadaannya lewat ajang The International 9. Namun tim-tim besar yang juga menjadi peserta TI9 tentu tidak akan membiarkan Forward Gaming menang dengan mudah. Banyak pihak yang mengharapkan Forward Gaming mampu memutarbalikkan keadaan timnya lewat ajang The International 9 ini. Lalu bagaimana menurut Anda selaku pecinta game esports Dota 2?

Belajar dari tim besar Dota 2 yang terancam gulung tikar tersebut, ternyata management keuangan itu sangatlah penting. Tidak hanya di dunia esports saja, namun juga pada kehidupan sehari-hari yang selalu berhubungan dengan keuangan. Kita doakan suapaya krisis ekonomi yang sedang dialami tim Forward Gaming segera membaik kedepannya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda, dan jangan lupa memainkan Dota 2 secukupnya saja tanpa meninggalkan kewajiban.

Leave a Reply