Legenda Dota 2 Kuroky, Kapten Tim yang Menginspirasi

eSports Dota 2

Nama pemain Dota 2 Kuroky tentu sudah sangat akrab di kalangan penggemar game MOBA populer itu. Bagaimana tidak, sosoknya sangat dipuja sebagai seorang carry dan kapten tim, serta selalu muncul di setiap edisi TI. Bahkan saat keluar dari tim lamanya, dia membawa seluruh rekan satu timnya dan membentuk tim baru.

Dilansir dari dota2freaks, kincir, oneesports, ggwp, dan liquipedia, dari Pemain bernama lengkap Kuro Salehi Takhasomi adalah salah satu pemegang rekor penghasilan tertinggi di Dota 2. Selama karier profesionalnya, pria asal Jerman telah mengumpulkan pundi-pundi sekitar $4,2 juta. Hari ini dia adalah sosok pemain hebat, tetapi perjalanannya menuju ke sana bukannya tanpa kesulitan.

Awal Perjalanan Kuroky di Kancah Dota 2 Pro

kuroky team liquid
liquid

Untuk ukuran pemain pro Dota 2 Kuroky memang sudah cukup berumur. Dia sudah bermain di kancah profesional selama lebih dari 10 tahun, tetapi belum kehilangan sentuhannya. Esports pun sepertinya telah menjadi jalan hidup bagi pemain kelahiran 1992 itu karena kendala yang ia miliki sejak kecil.

Ya, sebenarnya Kuroky memiliki minat terhadap olahraga, tetapi keinginannya itu tidak dapat dipenuhi. Dia terlahir dengan kelainan pada kakinya yang membatasinya berjalan tidak lebih dari 30 menit. Sejak saat itu, Kuroky memutuskan menyalurkan seluruh energi positifnya untuk bermain game.

Dota adalah pelarian suksesnya yang membawa dirinya ke posisi saat ini. Sebelum menjadi pemain esports top dunia, Kuroky sempat memperkuat beberapa tim lokal di Jerman. Jauh sebelum menjadi bintang Team Liquid Dota 2, dia memulai kariernya bersama Puppey dan Drayich di tim Mousesports.

Tahun 2008, Kuroky bersama Mousesports sukses meraih gelar juara DreamHack Winter. Momen itu pula yang membuat Kuroky dan Puppey menjalin persahabatan erat hingga sekarang. Mereka pun memperkuat beberapa tim bersama-sama, walaupun Kuroky semakin tertinggal di bawah bayang-bayang Puppey.

Berpindah-pindah Tim Sebelum Sukses di Team Liquid

Liquid
liquid

Kuroky dan Puppey sempat berpisah, namun keduanya kembali bersatu di Natus Vincere. Saat itu Na’Vi adalah salah satu tim paling sukses di Dota 2, dan kedua sahabat berhasil meraih tempat kedua di TI 2013. Sayangnya, karier mereka berlangsung pendek di Na’Vi karena intrik di dalam tim.

Setelah penampilan mengecewakan di TI edisi 2014, Kuroky dan Puppey sama-sama keluar dari tim. Saat itu Team Secret adalah tim bentukan kedua pemain itu, bersama Fly, N0tail dan s4. Hasil yang diraih tidak mengecewakan, mereka meraih tempat kedua di Star Ladder.

Tim sempat mengalami perubahan, tetapi Kuro dan Puppey tetap bertahan. Dengan lineup baru, Secret berhasil lolos ke TI 2015, namun sayangnya hanya berakhir di tempat ke-7/8. Kuroky meninggalkan tim karena masalah internal, yang mana mengawali pembentukan tim barunya, Team Liquid.

Di tim itu Kuro menjadi kapten tim dan berhasil menjuarai The Defense Season 5 dengan lineup bentukannya sendiri. Puncak keberhasilannya bersama Liquid adalah ketika mereka tampil di TI7. Berkat kerja kerasnya selama ini, Kuro akhirnya meraih juara TI setelah mengalahkan Newbee di final.

Memboyong Skuat Liquid dan Membangun Nigma

Liquid Team
liquid

Team Liquid adalah bukti ambisi Kuroky untuk menjadi seorang kapten tim. Setelah tak lagi bersama Puppey, Kuro berhasil membuktikan kemampuannya itu. Bahkan ketika dia meninggalkan Liquid pasca TI9 tahun 2019, dia kembali membentuk tim baru.

Pada saat itu Kuro memastikan akan tetap bersama rekan-rekan satu timnya di tim baru nanti. Sempat diam selama beberapa bulan, akhirnya Kuro mengumumkan pembentukan tim Nigma jelang putaran kedua DPC 2019-2020. Nigma Dota 2 terdaftar sebagai tim yang berkompetisi di wilayah Eropa.

Di dalamnya, masih ada nama-nama lama seperti Miracle Dota 2, Mind_Control, w33 dan GH. Sejauh ini, tim baru bentukan Kuroky itu telah memenangi WePlay! Bukovel Minor dan WePlay! Dota 2 Tug of War: Mad Moon.

Kapten yang Dipercaya Timnya

Sejak memutuskan membentuk tim sendiri dan menjadi kapten, Kuroky menunjukkan tanggung jawabnya. Dia adalah sosok kapten yang dipercaya oleh timnya karena usaha kerasnya untuk melewati segala kesulitan. Aegis of Champions di tahun 2017 adalah buah manis kerja kerasnya dan jiwa kepemimpinannya.

Kini dia tidak lagi berada di bawah bayang-bayang Puppey, yang menjadi kapten Team Secret. Setidaknya dia sudah membuktikan dominasi atas sahabatnya itu di final WePlay! Dota 2 Tug of War: Mad Moon.

Sosok Kuroky yang sekarang tentu tidak diraih dengan mudah. Selain dedikasinya untuk game Dota 2 Kuroky juga menjadi sosok yang berpengaruh di kancah kompetitif. Setidaknya untuk saat ini, dia memenuhi berbagai kriteria untuk menjadi kapten yang sangat menginspirasi.

Leave a Reply