eSports Dota 2

Mengapa Dota 2 Layak Masuk Liga Esports Tingkat SMA?

Hadirnya esports di Asian Games 2018 serta-merta mengundang perhatian masyarakat luas, terutama gamers di Indonesia. Sebagai cabang olahraga, esports menyimpan potensi yang tidak dimiliki olahraga lain. Sebut saja tata cara main berbeda dan atlet-atlet yang datang dari kalangan pemain gim.

Untuk menunjangnya, Indonesia mulai mencari atlet-atlet muda esports berbakat lewat High School League (HSL) dengan Dota 2 sebagai gim utama. Gim yang biasanya dimainkan dua tim beranggotakan lima orang tersebut dianggap layak masuk liga esports tingkat SMA karena sejumlah alasan berikut ini.

  • Membentuk kekompakan

Seperti yang telah disinggung, Dota 2 dirancang dengan gameplay untuk tim. Real Time Strategy yang disertakan dianggap mampu mendorong para pemain membangun sekaligus meningkatkan kemampuan kerja sama dan kekompakan mereka. Tanpa tim kuat dan solid, sulit untuk bertahan, apalagi memenangi permainan di Dota 2 yang relatif sulit.

  • Menyusun strategi tepat

Strategi dibutuhkan untuk bertempur di Dota 2. Selain karena harus bertahan dari musuh, rencana matang juga akan membuat hero yang dipilih setiap pemain dapat bertugas sesuai perannya. Pasalnya hero-hero yang ada di semesta mempunyai role yang tak bisa sembarang digunakan. Tanpa strategi, sulit bagi pemain menentukan keputusan terbaik untuk tim.

  • Meningkatkan sportivitas

Meningkatkan sportivitas untuk kalangan pelajar tak hanya dilakukan dari kegiatan sekolah. Ternyata, bermain Dota di liga esports pun dapat menguatkan karakter tersebut. Dalam hal ini, sportivitas akan membantu para pemain bersikap baik dan tidak terpancing emosi saat menghadapi masalah-masalah di Dota 2. Bukan tidak mungkin hal ini mempengaruhi keseharian mereka.

  • Membangun kedisiplinan

Untuk menjadi pemain pro dalam esports, seseorang harus giat dan disiplin berlatih. Pelajar yang ingin meniti karier sebagai gamers profesional Dota 2 perlu didukung tanpa meninggalkan pendidikan mereka. Maka dari itu, para pemain muda pun harus sanggup mengatur kegiatan sehari-hari dengan latihan agar prestasi di sekolah maupun esports tercapai.

Dengan kriteria-kriteria ini, diharapkan Dota 2 akan membantu esports di Indonesia berkembang pesat.

Leave a Reply