Ana (1)

Mengenal Pemain Dota 2 Ana, Si Spesialis Turnamen Besar

eSports Dota 2

Anathan Pham atau lebih akrab disapa Dota 2 Ana adalah pemain esports profesional yang saat ini memperkuat tim OG. Per Januari 2020, Ana berstatus tidak aktif karena memutuskan memperpanjang masa cutinya. Meski dipastikan bakal absen di TI 2020 namun Ana tetap dikenal sebagai si spesialis turnamen besar. Inilah berita esports yang tak kalah seru dengan berita CODM Garena.

Awal Karier Dota 2 Ana

Anathan Pham
OG

Dilansir dari esportsearning, karier Dota 2 Ana dimulai di negara asalnya, Australia. Dia kemudian memutuskan untuk hijrah dari Melbourne ke Shanghai pada Desember 2015 demi mengejar mimpinya. Saat itu tim lokal CDEC pun kepincut untuk merekrutnya dan membuka jalan bagi dunia untuk melihat kemampuannya.

Kariernya di Tiongkok awalnya tidak mendapat restu dari sang ibu karena dia harus putus sekolah. Untungnya saudara lelaki Ana mampu membujuk keluarganya dan memberi dukungan penuh hingga hari ini.

CDEC adalah batu lompatan yang membuat Ana sangat populer di Shanghai dan Tiongkok. Sayangnya Ana tidak mendapatkan tempat permanen di CDEC dan kemudian hijrah ke Invictus Gaming pada 2016.

Mulai Dikenal Komunitas Dota 2 Global

ana
Anathan-Pham

Di tim inilah Ana mulai dikenal secara global berkat kemampuannya sebagai carry. Ana masuk ke Invictus Gaming untuk menggantikan Ferrari 430 pada Maret 2016. Itulah awal mula karier profesionalnya dengan turnamen NEA 2016 di depan mata.

Di sana dia menunjukkan permainan epik dan membawa timnya mengalahkan Newbee di Grand Final. Setelah kemenangan itu, Ana pun menjadi lebih dikenal di seluruh dunia.

Sangat disayangkan bahwa karier Ana bersama Invictus Gaming berlangsung sangat singkat. Sebab setelah berhasil memenangi NEA 2016, justru terjadi perpecahan internal di kubu IG. Pemain Dota 2 Australia itu pun lalu keluar dari tim dan mencari tantangan lain di tim baru.

Sebuah keputusan yang tepat karena Ana kemudian bertemu dengan Notail Dota 2. Saat itu dia sedang benar-benar terpuruk setelah dikeluarkan dari timnya dan ingin membangun tim sendiri. Akhirnya terbentuklah OG baru dengan Ana dan Notail membangun hubungan erat sejak saat itu.

Meroket bersama Tim OG

Anathan-Pham

Bulan November 2016, Ana sukses meraih trofi keduanya sebagai pemain profesional Dota 2. Tak lama setelah kemenangan perdana bersama OG Dota 2, Ana memenangi dua kejuaraan berturut-turut. Ana pun menjadi sosok carry yang sangat sulit dihentikan saat itu, setidaknya sampai 2017.

Perjalanan OG masih mulus sepanjang 2017 dengan mendominasi empat turnamen bergengsi Dota 2. Puncaknya adalah saat Ana dan Notail membawa OG memenuhi syarat untuk bermain The International 2017. Sayangnya, OG gagal total di TI7 dengan berakhir di posisi 7-8 akibat kalah telak dari LGD.

Ana Pergi untuk Kembali

Ana tampaknya benar-benar hancur setelah kekalahan memalukan di TI7 bersama OG. Dia pun mengumumkan untuk beristirahat sementara dari persaingan di tingkat tinggi dan bergabung dengan Team Echo International. Baru setelah mendapatkan kembali kepercayaan dirinya, Ana memutuskan kembali ke OG.

Selama Ana tidak aktif, mau tidak mau Notail harus mencari pengganti yang sepadan. OG sempat terseok-seok sebelum Super Major 2018 dan akhirnya absen di ajang tersebut untuk mempersiapkan diri ke TI8. Notail pun sangat senang ketika Ana kembali bergabung dengan OG.

Akhirnya OG mendapatkan kombinasi yang pas dan meraih Aegis of Champions di The International 2018. Ana menunjukkan level permainan yang luar biasa sepanjang jalannya turnamen. Yang terpenting baginya saat itu adalah membalas dendam atas PSG.LGD di Grand Final, serta membuatnya dinobatkan sebagai MVP TI8.

Setelah TI8, lagi-lagi Ana mengumumkan untuk beristirahat dan baru kembali saat TI 2019 dimulai pada bulan Maret. Julukan spesialis turnamen besar mungkin memang layak disematkan kepadanya. Sebab saat kembali, Ana benar-benar dominan dan mampu mengantarkan OG meraih gelar TI lagi secara back-to-back.

Pendapatan Ana dari Esports Dota 2

Di usia yang masih muda, Ana sudah mengikuti 24 turnamen Dota 2 dengan pendapatan mencapai $6 juta. Dia juga menduduki peringkat ketiga pemain esports dengan bayaran tertinggi di dunia di belakang Jerax Dota 2. Jadi, cuti sampai musim depan dimulai tampaknya adalah cara yang tepat bagi Ana untuk menikmati liburan.

Memang tidak biasanya Ana melewatkan TI, namun kini posisinya telah digantikan oleh SumaiL. Ana baru akan kembali pada musim 2020-2021 mendatang, di mana kompetisi DPC menggunakan sistem Regional League. Yang pasti, semua penggemar menantikan kiprah Dota 2 Ana pada musim depan.

Leave a Reply