Mushi
eSports Dota 2

Mushi Putuskan Mengisi Support di Keen Gaming

Kabar kehancuran tim Dota 2 GeekFam sepertinya memang berakhir dengan bubar, setelah ditinggal para punggawanya. Dilansir dari revivaltv.id, awalnya tim raksasa Dota 2 ini ditinggalkan oleh Xepher, disusul NothingToSay dan Velo yang beralih naungan ke Alpha X Hashtag. Sekarang, giliran Chai “Mushi” Yee Fung yang ikut meninggalkan GeekFam untuk mengabdi pada Keen Gaming. Sungguh memprihatinkan nasib GeekFam yang notabenenya sekelas dengan para tim langganan The International.

Lewat akun Weibo resmi dari tim Tiongkok tersebut, Mushi dikabarkan setahap lagi resmi tergabung dalam naungan Keen Gaming. Setelah tahap negosiasi selesai, Mushi akan berkontribusi bersama para punggawa Keen Gaming untuk merajai kompetisi Dota 2. Tim ini adalah tim ke 13 Mushi selama berkarir di game Dota 2 untuk berpetualang di berbagai macam turnamen. Tak terasa 11 tahun sudah perjalanan karirnya yang di awali bersama tim Orange Esports hingga kembali pada Keen Gaming.

revivaltv.id
revivaltv.id

Setelah tahap negosiasi selesai dan bergabung dengan Keen Gaming, Mushi  pun tidak bermain sebagai midlaner lagi. Walaupun midlaner adalah posisi terbaiknya  di GeekFam, Mushi lebih dipercaya untuk mengisi posisi support 5 untuk Keen Gaming. Perpindahan Mushi  ke Keen Gaming ini pun masih menimbulkan pertanyaan publik yang belum terjawab. Pasalanya, tim asal Tiongkok ini juga masih punya pemain yang mengisi posisi support 5 maupun midlaner  yakni “dark” Runxi.

Walau begitu, pastinya dengan bergabungnya Mushi  akan memberi warna permainan dan strategi baru bagi Keen Gaming. Lucunya, ini akan jadi kali keempat Mushi bolak-balik bermain untuk sang raksasa asal Tiongkok, Keen Gaming. Setelah resmi bergabung, maka formasi Keen Gaming akan diisi oleh “old chicken” sebagai Carry dan eLeVeN di Offlaner. Kemudian ada Zhai ”_” Jingkai di posisi Midlaner, Mush di posisi Support, serta dark di posisi Support, Captain.

dotesports
dotesports

Banyak fans yang berasumsi jika nantinya Keen Gaming akan lebih kompak dan lebih solid dengan kehadiran Mushi. Asumsi tersebut terjadi mengingat Mushi sudah beberapa kali merasakan atmosfer Keen Gaming yang membuatnya terbiasa. Namun tak sedikit pula pihak yang beranggapan bahawa Mushi perlu bersosialisasi dari ulang untuk membiasakan diri. Anggapan itu pun masih bisa diterima mengingat Keen Gaming adalah tim dengan pergantian strategi dan gaya bermain yang unik.

Meski gagal menjuarai The International 9, Keen Gaming tidak putus asa untuk kembali berusaha di The International 10 nanti. Itu terlihat dari perubahan pemain, kerjasama, strategi serta model latihannya yang mengalami kemajuan. Ditambah lagi, kedatangan Mushi  yang sejatinya adalah salah satu top player Dota 2 kebanggaan Tiongkok. Dengan begitu, potensi mereka untuk mengambil alih Aegis of Champion di TI10 akan semakin besar.

vpesports
vpesports

Mushi sendiri cukup percaya diri untuk membawa Keen Gaming pada puncak popularitas di musim ini. Terlebih, ambisi untuk menyetarai bahkan untuk di atas rata-rata tim raksasa Dota 2 seperti Team Liquid dan OG. Riwayat prestasi Mushi saat membela Mineski pun jadi salah satu bukti bahwa ia memang mampu meninggikan Keen Gaming. Ia adalah atlet esports Dota 2 fenomenal yang sangat dinanti-nanti permainannya oleh para fans.

Jika sebagian fans beranggapan bahwa Mushi mampu mendobrak kebangkitan Keen Gaming, lalu bagaimana menurut Anda? Apakah Mushi akan membawa nama Keen Gaming bersinar hingga menjuarai The International 10? Atau, Mushi masih harus berlatih dan bersosialisasi lagi untuk membuktikan kepercayaan dirinya? Kita nantikan saja kelanjutan sepak terjang dari seorang Mushi bersama Keen Gaming.

Leave a Reply