eSports Dota 2

Nigma dan Team Secret Masuk Kualifikasi Tertutup DreamLeague

Dua tim Dota 2 raksasa Eropa, Team Secret dan Nigma, memastikan diri masuk ke kualifikasi tertutup DreamLeague Season 13. Ini tentu menjadi kabar menggembirakan, sementara di wilayah lain, sejumlah tim unggulan gugur di kualifikasi terbuka. Kini kedua tim tampak siap untuk menunjukkan dominasi mereka.

Belum lama ini, Kuro “KuroKy” Takhasomi mengumumkan bahwa mantan anggota Team Liquid membentuk skuat baru. Mereka kini berada di bawah bendera Nigma dan akan menjadi kekuatan baru dari wilayah Eropa. Hal itu dibuktikan dengan langsung melahap babak kualifikasi terbuka DreamLeague Season 13.

Sempat diragukan, namun ternyata Nigma berhasil memenuhi ekspektasi publik. Tidak heran, karena tim ini berisikan Kuro dan rekan-rekan satu tim yang sudah sangat berpengalaman. Para eks roster Team Liquid itu menyelesaikan total empat pertandingan di kualifikasi terbuka tanpa hambatan.

Tidak satupun dari pertandingan tersebut yang berjalan lebih dari 22 menit. Runner-up The International 2019 itu sangat klinis, menghancurkan lawan mereka dalam 21 menit. Pada putaran berikutnya bahkan hanya berlangsung selama 11 menit.

Lawan tersulit bagi Nigma untuk menuju ke kualifikasi tertutup DreamLeague Season 13 adalah OG Seed. Ini adalah organisasi baru bentukan OG, yang diperkuat oleh para pemain veteran. Tetapi bahkan lawan tersulit pun nyatanya hanya sedikit memperlambat langkah Kuro dan kolega.

Nigma benar-benar menunjukkan seberapa kreatif timnya dalam merancang strategi untuk menghadapi berbagai macam lawan. Dalam dua pertandingan sub-30 menit, Nigma langsung mengklaim tiket ke kualifikasi tertutup. Mereka memastikan OG tidak memiliki perwakilan untuk kedua kalinya berturut-turut di acara DPC.

Ini sungguh miris, karena OG baru saja mengumumkan rencananya untuk meluncurkan tim keduanya yaitu, OG Seed. Pengumuman pembentukan tim ini membuat para penggemar senang karena OG akan punya perwakilan di DreamLeague Season 13.

Induk organisasi mereka mengatakan bahwa ini hanyalah upaya untuk mengasah OG Seed, sementara tim utama beristirahat. Namun, pada akhirnya, tim utama OG tidak masuk, disusul oleh OG Seed. Kini mereka harus menunggu hingga Major ketiga.

Sementara di bracket lainnya, Team Secret tidak mengalami kesulitan mencapai babak final. Tapi lawan mereka adalah para pemain CIS berbakat yang memberi perlawanan cukup bagus.

Kombinasi Jonáš “SabeRLight-” Volek, Milan “MiLAN” Kozomara dan Akbar “SoNNeikO” Butaev hampir mencuri kemenangan dari Secret. Beruntung Puppey dan kru, entah bagaimana, berhasil kembali membawa tim memimpin untuk menutup pertandingan.

Game satu dibangun dengan interaksi yang agak aneh dan hanya terjadi sedikit kills. Tetapi pemain Chicken Fighters mengambil keuntungan dari itu untuk membangun keunggulan mereka.

Puppey dan pemain terbaru tim, Lasse “MATUMBAMAN” Urpalainen, tidak tersentuh selama pertandingan. Mereka pun akhirnya berhasil membawa tim mereka comeback yang sedikit terlambat.

Penampilan itu kemudian direplikasi lagi di pertandingan kedua. SoNNeikO dan timnya berhasil memadamkan keunggulan Secret di menit ke-20. Mereka juga memaksa salah satu tim teratas Eropa itu untuk bertarung lebih ketat lagi.

Matu dan Puppey lagi-lagi menutup permainan dengan banyak bantuan dari Viper yang dimainkan oleh Michał “Nisha” Jankowski.

Dua tempat untuk kualifikasi tertutup DreamLeague Season 13 wilayah Eropa telah dikunci. Jika mereka gagal mengalahkan tim top Eropa lainnya di babak ini, masih ada kesempatan untuk memperebutkan tiga tempat di kualifikasi WePlay! Bukovel Minor Eropa. Dari sana, masih tersisa tiket untuk menuju ke Leipzig Major.

Persaingan untuk tempat-tempat itu dimulai pada 1 Desember setelah semua kualifikasi terbuka lainnya berakhir.

Leave a Reply