dota digest youtube

Ninjas in Pyjamas Lolos ke LA Major Setelah Kembali ke Eropa

eSports Dota 2

Pada kualifikasi DreamLeague Season 13 Major, Ninjas in Pyjamas memutuskan untuk pindah ke regional Amerika Utara. Mereka berhasil lolos ke Major, walaupun tidak tampil secara maksimal dengan hero Dota 2 yang di pick pada turnamen tersebut. Kali ini mereka kembali lagi ke regional Eropa dan berhasil membuat kejutan untuk para penggemar.

Dilansir dari dotesports, kembalinya NiP ke Eropa seolah telah mengembalikan mereka ke penampilan terbaiknya. Hal ini juga membuktikan bahwa Peter “ppd” Dager benar-benar ahli strategi, baik di dalam arena Dota 2 maupun untuk hal non-teknis. Dia tahu kapan timnya membutuhkan perubahan roster dan kapan harus berpindah wilayah.

league of dota youtube

Dengan Eropa mendapatkan jatah tiga tempat untuk Los Angeles Major, Ninjas in Pyjamas berhasil merebut tempat ketiga. Di Twitter-nya, Peter Dager membuat sebuah pos, “Berhasil lolos kualifikasi major. Luar biasa untuk rekan tim saya dan @NiPGaming karena percaya pada saya. Kami akan pulang ke Amerika Utara.”

Lolos dari kualifikasi Eropa tentu bukanlah hal yang mudah, mengingat persaingan di wilayah tersebut sangat dalam. Tetapi NiP berhasil membuktikan diri dengan perlawanan yang baik melawan OG, Tim Liquid Alliance. Secara keseluruhan, NiP mencatatkan hasil 5-3 dan mengklaim posisi kedua di Grup B di belakang OG.

ESTNN

Kembalinya OG ke kancah kompetitif DPC adalah hal yang paling dinantikan penggemar untuk kualifikasi Eropa. Benar saja, mereka berhasil mendominasi jalannya kualifikasi terbuka dan tanpa kesulitan lolos ke kualifikasi tertutup. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi NiP ketika mengetahui berada satu grup dengan OG.

NiP menghadapi OG di pertandingan pembuka setelah tim juara TI8 dan TI9 itu mengalahkan Alliance dalam dua game. Tetapi ternyata itu tidak membuat nyali NiP menciut dan tetap mampu memberi perlawanan berarti.

dota digest youtube

Pada 15 menit di game pertama, OG mendapatkan enam kills besar dan mulai unggul meninggalkan NiP. Baik Nikita “Daxak” Kuzmin maupun Rodrigo “Lelis” Santos tidak mampu memenangkan game debut mereka di pertandingan pertama. OG unggul satu kemenangan dari NiP dan berpeluang lebih besar untuk menyapu bersih seri.

Perubahan besar terjadi di game kedua ketika NiP sempat memegang kendali dan unggul signifikan dari OG. Dengan Shadow Fiend, Puck dan Rki, mereka tampak akan meraih kemenangan meyakinkan. Tetapi akhirnya, OG menunjukkan bahwa teamfight mereka sangat superior dan berbalik unggul.

Tumbangnya Shadow Fiend dari Jason “TANNER” Weedon membuat NiP benar-benar lemah dalam bertahan. OG menang pada menit ke-43 dan memastikan poin penuh dalam dua pertandingan awal.

NiP segera bangkit dan memecah telur ketika menghadapi Liquid di game berikutnya. Pada hari kedua, pertandingan melawan Alliance dan Team Singularity juga berhasil disapu bersih. Situasi ini membuat NiP terpaksa harus menjalani tiebreak dengan Liquid untuk memastikan satu tempat lolos ke playoff.

Perlawanan Liquid dengan lineup mereka benar-benar menyulitkan ppd dan timnya dalam pertandingan best-of-one. TANNER dan Daxak sama sekali tidak mati sepanjang pertandingan dan perlahan-lahan mulai menebus awal yang lambat panas. Setelah lewat 21 menit, ppd adalah satu-satunya pemain NiP yang mati.

Permainan pun berakhir dalam waktu 41 menit dengan kemenangan untuk NiP dan peluang mereka lolos ke Major semakin besar. NiP sempat dikalahkan Team Secret saat memulai playoff akibat permainan yang berantakan. Tetapi kemudian kekalahan itu dibalas dengan menaklukkan Aggressive Mode dalam perebutan tempat ketiga.

Atas penampilan ini, ppd dan timnya layak mendapat banyak pujian. Mereka meraih Major pertama mereka di DPC musim ini. Masuknya Daxak dan Lelis ke dalam tim tepat sebelum kualifikasi dimulai adalah keputusan yang sangat tepat.

Sekarang Ninjas in Pyjamas masih punya waktu setidaknya sebulan untuk mempersiapkan diri. Adapun ESL One Los Angeles Major akan dimulai pada bulan depan, tepatnya 15 Maret 2020.

Leave a Reply