eSports Dota 2

NiP Juarai StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor S2

Turnamen StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor Season 2 sudah resmi berhasil. Siapakah yang mendapatkan gelar juara? Mereka adalah tim Ninja in Pyjamas atau NiP. Tim yang pada babak upper bracket telah dikalahkan oleh Alliance ini akhirnya bisa membalikkan keadaan di babak final. Setelah melangsungkan pertandingan yang sangat sengit antara dua tim yang sama-sama kuat, NiP lah yang berhasil mendapatkan gelar juara. Seperti apa pertandingan yang mereka lalui?

Dalam penjelasan singkat di atas, NiP dan Alliance telah bertemu pada babak upper bracket. Pada babak tersebut, NiP berhasil ditekuk lutut oleh tim Alliance dengan skor 2-1. Setelah dipertemukan kembali di babak final, keduanya pun melakukan pertandingan yang sangat sengit.

Tak tanggung-tanggung, PDD dan kawan-kawan berhasil melakukan balas dendam dengan melakukan 5 pertandingan. Skor akhir baru bisa diselesaikan setelah bermain sebanyak 5 pertandingan. Tim Alliance pun akhirnya bisa dikalahkan. Dengan ini, Ninja in Pyjamas dan juga Alliance dipastikan akan mengikuti laga mayor lanjutan, yaitu EPICENTER Major 2019. Kemenangan Ninja in Pyjamas pun membuat tim ini telah berhasil menjadi 2 laga minor sekaligus, yaitu StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor S2 dan juga OGA Dota PIT Minor S2.

Mari kita simak bersama perjalanan panjang NiP untuk mendapatkan gelar juara. Pada game pertama, keunggulan berhasil diraih oleh tim Alliance berkat penampilan mengagumkan Troll Warlord yang dimainkan oleh miCKe serta Quen of Pain yang dimainkan Qojqva. Sepanjang pertandingan pada game pertama ini, Alliance benar-benar mendominasi dan berhasil mengalahkan NiP. Pertandingan pun selesai pada menit ke-44 yang mana NiP mendapatkan kill sebanyak 14 dan Alliance mendapatkan kill 41.

Lanjut di game kedua, giliran NiP yang melakukan aksi pembantaian. NiP dengan sangat apik berhasil mendominasi pertandingan. PDD membuat strategi permainan yang jitu sehingga bisa membuat Alliance menyerah pada menit ke 31. Kunci kemenangan NiP pada game kedua ini adalah berkat permainan Mirana dari Fata yang sangat menarik. Tak hanya itu, ada juga Batrider dari Saksa yang semakin mengacaukan permainan dari tim Alliance. Skor pun menjadi 1:1.

Lanjut di game ketiga, permainan berhasil didominasi oleh NiP. Hampir sama seperti game kedua, NiP bermain sangat bagus dan rapi sehingga bisa memenangkan pertandingan ketiga. Alliance berhasil dikalahkan pada menit ke-34. Skor terakhir pun 1-2.

Tak mau tinggal tinggal diam, pada game keempat, keduanya saling membalas kill. Meski begitu, permainan pada game ini sepertinya lebih condong ke Alliance terutama saat Storm Spirit dari pemain Qojqva, Juggernaut dari pemain miCKe, serta Slardar dari pemain Boxi sudah bisa mengontrol pertandingan. Akhirnya, game keempat pun menjadi milik Alliance. Skor pun imbang 2-2.

Game kelima akhirnya menjadi gama pamungkas dan yang harus dilakoni oleh kedua tim. Pertandingan sengit pun terjadi pada game pamungkas ini. Perebutan gelar juara sepertinya tidak main-main. Keduanya saling menunjukkan permainan yang rapi dan bagus. NiP sendiri menyuguhkan permainan dengan 1 core dan 4 support. Permainan ini benar-benar mengandalkan Meepo dari pemain Ace. Pertunjukan solo ini akhirnya bisa membawa mereka menjuarai turnamen minor ini. Sungguh pertandingan yang sangat menarik untuk disaksikan.

Kemenangan ini membuat NiP berhasil membawa pulang hadiah sebesar $125.000 dollar Amerika atau setara dengan Rp 1.7 miliar dan juga trofi kemenangan. Perjalanan NiP bisa dibilang sangat panjang untuk sampai pada tahap ini.

 

 

 

Leave a Reply