youtube

Pelatih Vici Gaming Komentari Update Dota 2

eSports Dota 2

Pelatih Vici Gaming, Bai “rOtK” Fan mengomentari dampak update Dota 2 dalam sebuah wawancara dengan media Tiongkok. Dia menyatakan keprihatinannya atas patch baru di kalangan pemain profesional maupun kasual. Selain itu rOtK juga menjelaskan situasi timnya saat ini setelah MDL Chengdu Major.

DIlansir dari vpesports, ditanya tentang Outlanders Update, rOtK mengakui para pemain harus bekerja keras untuk memahami detailnya. “Sekarang ada banyak item baru di hutan. Rasa-rasanya ini cukup menarik karena menjadi seperti permainan yang berbeda.

“Kita semua menikmati hal itu. Ada beberapa item yang berasal dari patch sebelumnya, jadi selama terbiasa dengan mekanik yang baru, itu jadi lebih mudah. Tetapi tentu saja kita perlu memahami beberapa item baru tersebut,” ujar pelatih Vici Gaming dikutip dari VPEsports.com.

youtube

Tak dapat dimungkiri Outlanders Update sedikit banyak telah mengubah metagame Dota 2. Batas permainan pun menjadi lebih tinggi untuk pemain baru karena banyaknya penambahan item.

“Tentu saja. Ada lebih dari 60 neutral items yang ditambahkan. Jadi ada terlalu banyak item yang mesti dipelajari.”

Sementara tentang neutral item, rOtK melihat bahwa keacakan item yang didapat sangat memengaruhi pemain. Menurutnya, beberapa item bisa menjadi sangat penting dan mengubah permainan tim atau bahkan tempo pertandingan keseluruhan. Namun terkadang juga ada beberapa item yang sangat tidak dibutuhkan.

youtube

Tingkat keacakan ini pun disebut membuat permainan jadi lebih seimbang bagi kedua tim yang bertanding. “Lagipula Dota 2 adalah jenis game kompetitif, jadi saya pikir Valve akan melakukan sesuatu untuk menyeimbangkannya.

“Untuk VG sendiri, kami rasa-rasanya belum terlalu banyak terpengaruh. Pasalnya, setelah pembaruan pun kami masih memainkan strategi dari patch yang lama.

“Selama tahap awal patch baru, sebagian besar tim juga masih akan menggunakan strategi lama. Itulah cara yang sudah dikenali dan sesuai gaya permainan mereka sebelum datangnya pembaruan.”

ROtK menjelaskan pula tentang hal-hal apa saja yang mungkin memengaruhi tim profesional ketika terjadi pembaruan. Seperti Sobat Gamer tahu, di ajang SEA Games Dota 2 2019 lalu, patch 7.23c diluncurkan tepat ketika turnamen berlangsung. Mau tidak mau para pemain pun harus belajar di tempat.

youtube

Namun demikian, bagi seorang pelatih pembaruan ternyata berdampak lebih besar. “Kita perlu banyak latihan untuk menemukan arah yang benar, untuk menemukan tempo dan rencana permainan yang cocok. Kemudian, kita perlu membuat rencana pelatihan yang sesuai dan mendiskusikan bersama gaya bermain yang paling cocok.

“Pada akhirnya, saya perlu mengintegrasikan semua ide itu dan memolesnya lagi. Update [dalam game] sama seperti perubahan aturan dalam olahraga tradisional. Jadi kita perlu menyesuaikan diri dengan mereka melalui latihan, sedangkan pertandingan lebih seperti refleksi dari hasil latihan.

“Saya pikir para pemain hanya mengeluhkan lambatnya Valve merilis patch baru. Namun, setiap pembaruan memang banyak mengubah mekanisme permainan. Jadi banyak orang menyebut Outlanders Update ini sebagai “DOTA 3,” guraunya.

Sangat disayangkan bahwa VG hanya mampu menjadi runner-up di Major terakhir, MDL Chengdu sebelum pembaruan. Banyak yang menganggap pemain VG mengalami kelelahan setelah menjalani musim yang panjang pada 2018/2019.

“Kami tidak punya alasan. Itu hanya karena kami berada dalam kondisi yang buruk pada hari terakhir dan TNC bermain lebih baik. Kami tidak memberikan kinerja terbaik kami pada hari itu. Kami juga menyesal tentang hal itu.”

Berikutnya VG akan bertanding di DreamLeague Season 13 setelah memenangi kualifikasi tertutup. ROtK juga berharap timnya bisa melangkah sejauh mungkin di TI tahun depan. “Saya harap tahun ini kami dapat membuat penyesuaian yang efektif dan memberi Anda kinerja yang lebih baik dari Vici Gaming!”

Leave a Reply