PSG.LGD dan CDEC ‘Tukar Guling’ Jelang Los Angeles Major

eSports Dota 2

Kualifikasi terbuka ESL One Los Angeles Major wilayah Tiongkok mengalami perubahan jadwal. Tetapi, hal itu tidak membuat tim raksasa PSG.LGD berhenti melakukan persiapan. Salah satunya adalah dengan membuat perubahan roster yang cukup mengejutkan bagi para penggemar.

PSG.LGD mengumumkan pertukaran pemain dengan organisasi Tiongkok lainnya, yakni CDEC Gaming. Mereka mengirim pemain carry senior, Wang “Ame” Chunyu ke CDEC. Sementara CDEC melepas pemain Malaysia, Lai “Ahjit” Jay Son ke PSG.LGD.

Kabar tersebut diungkapkan oleh kedua tim melalui akun media sosial resmi masing-masing. Menariknya, mereka mengklaim bahwa ini bukan keinginan dari kedua tim, melainkan keinginan pribadi para pemain. Dengan begitu Ahjit akan memegang peran carry di PSG.LGD pada kualifikasi Los Angeles Major mendatang.

Selain Ahjit, empat pemain PSG.LGD sebelumnya masih dipertahankan. Mereka adalah Lu “Somnus” Yao, Yang “Chalice” Sheny, Xu “fy” Linsen, dan Jian Wei “xNova” Yap.

Kepergian Ame dari organisasi Tiongkok itu menandai berakhirnya era lama LGD Gaming. Pasalnya, Ame sudah berada di tim tersebut sejak The International 2016. Dia juga memegang peranan penting untuk memperbaiki nasib timnya setelah LGD menjalani musim yang sulit pada 2015-2016.

Walaupun penampilannya tidak langsung padu dengan rekan setimnya, tetapi Ame menunjukkan perkembangan positif. Shuffle antara tim LGD Gaming dan LGD.Forever Young menghasilkan komposisi tim yang benar-benar kuat. Ame pun berhasil membantu LGD Gaming finis di posisi empat teratas pada TI 2017.

Memasuki musim berikutnya, penampilan Ame bersama LGD semakin membaik. Hal itu seiring dengan perubahan merek menjadi PSG.LGD. Mereka tercatat berhasil memenangi ajang MDL Changsha Major dan EPICENTER XL, serta finis kedua di TI 2018. Kemudian di TI 2019, prestasi PSG.LGD sedikit melorot dengan hanya finis di tempat ketiga.

Sayangnya, prestasi cemerlang itu tidak berlanjut pada saat Dota Circuit Pro musim 2019-2020 dimulai. Mereka mengawali musim dengan cara yang tidak biasa, yaitu memilih mundur dari MDL Chengdu Major. Situasi tersebut tentu sangat merugikan tim ketika akan mengikuti Major berikutnya di Leipzig, Jerman.

PSG.LGD harus memulai perjalanan mereka dari kualifikasi terbuka. Secara mengejutkan, tim raksasa Tiongkok dikalahkan oleh tim yang entah dari mana datangnya, FTD.Apollo. Akibatnya, tidak ada satupun Major ataupun Minor yang dimainkan PSG.LGD sejauh ini.

Beberapa orang menganggap bahwa kekalahan dari FTD.Apollo itu hanyalah suatu kebetulan belaka. Terutama karena pada saat PSG.LGD kembali ke kancah kompetitif, Dota 2 baru saja mendapatkan pembaruan besar-besaran yaitu Outlanders Update. Mereka pun kembali kesulitan menyesuaikan diri saat mengikuti World Pro Invitational.

Dengan kondisi tim yang sedang ‘compang-camping’ di kompetisi utama, masuknya Ahjit memang cukup mengejutkan. Tetapi dengan Ame memutuskan keluar, maka tim harus mencari pengganti yang sepadan. Pemain Malaysia itu dinilai memenuhi kriteria karena memiliki pengalaman bermain di organisasi top Asia Tenggara.

Ahjit pernah bermain untuk tim Mineski dan Fnatic di wilayah Asia Tenggara. Awal musim ini, dia dipromosikan dari tim CDEC Avenger menuju ke tim utama CDEC. Di situlah performanya terlihat sangat menonjol dan cukup menarik perhatian PSG.LGD.

Tersingkir dari kualifikasi terbuka pada Leipzig Major membuat PSG.LGD kembali harus mengikuti kualifikasi terbuka untuk LA Major. Sekali lagi tim ini akan menghadapi pertandingan-pertandingan yang mengejutkan melawan tim-tim tak terduga. Meski menjadi favorit utama lolos ke kualifikasi tertutup, tetapi itu tidaklah mutlak.

Kekalahan dari tim non-unggulan di kualifikasi Leipzig Major harus menjadi pelajaran berharga bagi PSG.LGD. Sementara kualifikasi terbuka Los Angeles Major Tiongkok ditunda hingga 12 Februari karena penyebaran wabah coronavirus.

Leave a Reply