youtube
eSports Dota 2

PSG.LGD Gagal di Kualifikasi DreamLeague S 13

DreamLeague S 13 di Leipzig akan menjadi major kedua pada Dota Pro Circuit musim 2019-2020. Mulai musim ini Valve telah membuat perubahan untuk ajang DPC, di mana semua tim harus melewati kualifikasi. Sebaik apapun tim, mereka harus mengikuti kualifikasi terbuka jika tidak memiliki poin DPC.

Dilansir dari vpesports dan dotesports, kualifikasi terbuka untuk Leipzig Major telah dimulai hari ini. Di wilayah Tiongkok, PSG.LGD tengah mencari cara untuk masuk ke kualifikasi tertutup dan mungkin menembus Major. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya, mereka harus mengubur mimpi untuk tampil di Major kedua musim ini.

Dreamhack

Outlanders Update baru berusia beberapa hari, namun tim sudah harus menunjukkan adaptasi mereka. Para roster membutuhkan pendekatan yang tepat dalam mempelajari pembaruan baru untuk Dota 2 ini. Kualifikasi DreamLeague Season 13 pun menjadi awal untuk pembaruan besar-besaran ini.

Tim-tim terbaik Dota 2 di berbagai wilayah sedang berjuang melalui kualifikasi terbuka. Pemenangnya berhak mengamankan tiket untuk bertanding di kualifikasi tertutup dan memperebutkan tempat di Leipzig Major. PSG.LGD sendiri sebenarnya cukup diunggulkan untuk bisa melewati babak kualifikasi.

Talkesports
Talkesports

Mereka berhasil menempati peringkat ketiga di The International 2019, yang mana prestasi itu cukup mentereng. Namun mereka kurang beruntung setelah tersingkir di babak 16 besar kualifikasi terbuka. Memang ada beban berat yang dipikul oleh tim-tim besar seperti PSG.LGD, tetapi hasil ini jelas sangat mengecewakan.

Tidak ada banyak informasi di dunia maya tentang tim FTD.apollo, yang merupakan tim tambahan dari For The Dream. Tetapi mereka berhasil memanaskan mesin pada waktu yang tepat di kualifikasi terbuka. Hasilnya sangat memuaskan, yaitu menyingkirkan salah satu favorit bahkan sebelum mereka berhasil lolos kualifikasi.

Ini bukanlah hal yang di luar dugaan, karena kualifikasi Leipzig Major memang sudah diprediksi bakal berlangsung ketat. Tidak peduli sebesar apa nama tim yang bermain, kegigihan dan keberuntungan menjadi faktor penting. PSG.LGD adalah salah satu korban dari beberapa tim besar yang gugur di babak ini.

Tim top lainnya yang juga dipastikan gagal menembus Leipzig Major di antaranya adalah Keen Gaming. Organisasi yang tampil cukup baik di TI9 itu dikalahkan di babak yang sama oleh sub-tim mereka sendiri, KG.Luminous. Kegagalan lainnya juga dirasakan oleh Team Serenity di babak 16 dan Team Sirius di babak 32.

Mungkin komunitas Dota 2 lengah sehingga kehilangan sejumlah tim besar ini menjadi kejutan. Sebab, tim-tim yang tampil di TI9 itu justru ditumbangkan oleh skuat yang tidak begitu dikenal. Tetapi hal semacam ini bisa saja terjadi ketika mereka harus melewati babak kualifikasi awal.

Sementara itu salah satu contoh tim yang beruntung adalah Virtus.pro meskipun sebelumnya mundur dari Dota Summit 11. Mereka memiliki tempat di kualifikasi tertutup untuk DreamLeague Leipzig karena mereka masih memiliki 20 poin DPC. Hal-hal di luar dugaan seperti yang dialami PSG.LGD pun dapat dihindarkan.

PSG LGD
PSG.LGD

Di sisi lain, ini menjadi ajang kompetitif pertama LGD sejak TI9, jadi sepertinya tidak akan ada perubahan besar. Babak kualifikasi ini berlangsung dua hari setelah patch 7.23 Dota 2 diluncurkan, jadi mungkin saja itu memengaruhi permainan mereka.

Bagi tim yang gagal, tidak akan ada peluang kedua melalui bracket lainnya. Itu artinya LGD absen di Leipzig Major mendatang dan harus menunggu mungkin sampai dengan Major ketiga nanti seperti OG.

Berikutnya masih ada nama-nama besar yang harus berjuang di fase ini. Sebut saja seperti Team Secret dan Nigma yang juga bertarung di kualifikasi terbuka wilayah mereka.

Untuk saat ini, sepertinya PSG.LGD perlu melupakan sejenak kegagalan di kualifikasi esports DreamLeague Season 13. Mereka harus kembali menunjukkan performa terbaik pada ajang ONE Esports Dota 2 World Pro Invitational di Singapura, Desember mendatang.

Leave a Reply