Roster LGD International Terungkap di Halaman Registrasi Tim

eSports Dota 2

Susunan roster LGD International akhirnya terungkap di halaman registrasi tim Valve untuk Major dan Minor. Seperti diketahui, tim Dota 2 ini adalah bagian dari organisasi LGD, yang akan berbasis di wilayah Asia Tenggara. Sebelumnya sudah banyak desas-desus mengenai siapa pemain yang mungkin akan menjadi bagian dari tim.

Dilansir dari vpesports dan dotesports, pada bulan November lalu, organisasi mengumumkan bahwa LGD International akan kembali. Tetapi beberapa bulan setelah topik itu hangat, tak kunjung ada pengumuman resmi lagi tentang pengungkapan roster baru. Daftar pemain LGD International pun bocor karena muncul di halaman registrasi utama Major dan Minor.

Liquipedia
Liquipedia

Dari daftar nama yang terungkap, Christian-John “Skadi” Abasolo termasuk di dalamnya. Empat lainnya adalah Wang “Gy” Kok Guan, Rick “Darly” Lee Ryc Kee, Yuri “Yowe” Pacaña, dan Pang “BrayaNt” Jian Zhe. Dari susunan pemain tersebut, LGD tampaknya ingin fokus pada bakat-bakat muda terutama di kawasan Asia Tenggara.

Beberapa pemain sebenarnya belum memiliki banyak pengalaman di turnamen besar. Akan tetapi, mereka dinilai memiliki potensi dan masa depan yang cerah. Hanya Skadi dan BrayaNt yang sudah diketahui kapasitasnya dalam beberapa tahun terakhir di kawasan Asia Tenggara.

VPGAME

Sebagai pemain senior, keduanya perlu membimbing rekan-rekannya di pertandingan level tinggi. Sebab, notabene roster LGD International ini berasal dari kompetisi tingkat dua atau lebih rendah di regional mereka. Ini tentu akan menjadi kombinasi yang menarik antara veteran dan pemain muda.

Skadi atau sebelumnya lebih dikenal sebagai Skadilicious adalah pemain Dota 2 yang cukup punya pengalaman. Dia memang sama sekali belum pernah merasakan pengalaman bermain di turnamen Major atau Minor. Tetapi, namanya cepat populer di Asia Tenggara setelah bergabung dengan Neon Esports pada 2018.

The International
The International

Dia menghabiskan hampir dua musim penuh di kompetisi tingkat dua kawasan Asia Tenggara. Timnya pernah hampir lolos ke beberapa acara Dota Circuit Pro dan berhasil menjuarai beberapa turnamen tingkat Asia.

Setelah meninggalkan Neon, dia kemudian bergabung dengan Lowkey Esports, yang akhirnya ditinggalkan pada akhir 2019. Skadi kemudian sempat bermain untuk T1 di kualifikasi terbuka DreamLeague Season 13 Leipzig Major wilayah Asia Tenggara. Sayangnya, tim tersebut gagal lolos dan Skadi urung dikontrak oleh T1.

Sama dengan Skadi, Yowe juga datang dari tim Lowkey Esports. Dia meninggalkan tim tersebut bersamaan dengan Skadi dan akhirnya bergabung dengan LGD. Di LGD International, nantinya Yowe akan bermain sebagai posisi empat bersama BrayaNt.

Ketimbang sebagai pemain pro, Yowe sendiri lebih dikenal sebagai bintang pub terkenal di Asia Tenggara. Kini dia mendapatkan kesempatan untuk memamerkan keterampilannya di panggung yang lebih besar.

Sementara BrayaNt bisa dibilang sebagai pemain paling berpengalaman di level yang lebih tinggi dibanding pemain LGD lainnya. Dia pernah berkarier di Geek Fam, sebelum akhirnya merapat ke Avengers CDEC. Dilihat dari pengalaman bermainnya sejak 2014, kemungkinan dialah yang akan menjadi kapten tim LGD International.

Kemudian ada Gy yang juga berangkat dari tim CDEC Avengers seperti BrayaNt. Serta Darly yang menjadi rekrutan terakhir tim. Di luar kariernya yang panjang bersama Genesis Pro Gaming, tidak banyak pengalaman Darly di level tertinggi Dota 2.

Sejauh ini LGD International belum membuat pernyataan resmi terkait pembentukan roster baru mereka. Tetapi para penggemar berharap bahwa nama-nama tersebut dapat ikut bersaing dalam kualifikasi Major dan Minor dalam waktu dekat. Adapun kualifikasi terbuka akan dimulai pada 9 Februari mendatang.

Terakhir kali roster LGD Internasional bersaing di turnamen adalah pada tahun 2013. Saat itu tim masih diperkuat oleh pemain lama seperti Dominik “Black ^” Reitmeier dan Rasmus “MISERY” Filipsen.

Leave a Reply