eSports Dota 2

Roster Shuffle: Infamous Bubar Fnatic Bingung

Babak Kualifikasi The International 2019 (TI 9) sepertinya mempengaruhi banyak tim Dota 2 untuk melakukan perombakan pemain. Sejak beberapa waktu lalu, berbagai tim sibuk melakukan perombakan pemain demi mengikuti babak kualifikasi untuk turnamen Dota 2 bergengsi tersebut. Waktu qualifier semakin dekat, kabarnya tim Dota 2 Infamous memutuskan bubar dan Fnatic harus kehilangan salah satu roster terbaik mereka. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pada turnamen EPICENTER Major 2019, tim asal Peru, Infamous sepertinya memang sedang tidak dalam nasih baik. Mereka harus puas dengan posisi buncit pada EPICENTER Major. Setelah itu, menurut berbagai kabar yang beredar, tim asal Peru ini akhirnya memutuskan untuk bubar. Kabar ini pertama kali diketahui dari postingan twitter salah datu pemain Infamoes, yaitu Bominik “Balck^” Reitmer. Dalam postingannya tersebut, ia memberikan pernyataan yang menyebutkan bahwa tim Dota 2 yang saat ini sedang memutuskan untuk bubar.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Infamous meskipun tim asal Peru. Akan tetapi, jika melihat dari susunan pemainnya, tim ini tidak memiliki pemain asli dari negara tersebut. Pemain dari negara paling dekat adalah Papita. Ia berasal dari Argentina. Lalu, 4 pemain lainnya merupakan pemain Dota 2 asal Eropa.

Mengapa tim ini memutuskan bubar? Jika kita melihat performa pertandingan Infamous selama tahun 2019, tim ini memang terlihat sedang lesu. Tak seperti biasanya, Infamous berada di klasemen rendah pada EPICENTER Major ini. Meski permainan sedang tidak konsisten, Infamous masih bisa menjuarai liga WePlay! Dota 2 Tug of War: Dire Amerika.

Dengan kabar bubarnya pemain Dota 2 Infamous, komunitas Dota 2 pun mempunyai spekulasinya sendiri. Apakah tim ini akan merekrut pemain yang berasal dari Amerika Serikat untuk mengikuti babak qualifier The International 9? Kita tunggu saja kabar berikutnya. Yang jelas, kemungkinan ini masih ada.

Dari Amerika Selatan, kita berpindah ke wilayah SEA yang juga punya kabar mengejutkan untuk Dota 2. Fnatic, salah satu tim yang sudah mendapatkan tiket menuju TI9 harus rela kehilangan salah satu pemain terbaiknya. Pyo “MP” No-a secara resmi keluar dari Fnatic. Tidak jelas alasan mengapa MP memutuskan untuk pergi.

MP sendiri bergabung dengan Fnatic sejak bulan September tahun 2018. Pada turnamen EPICENTER Major, MP belum bisa membawa timnya untuk bermain bagus. Tim ini harus puas berada pada posisi akhir karena kalah dari Forward Gaming pada babak lower bracket. Skor kekalahan yang mereka alami adalah 1-0.

Meski begitu, performa MP tak bisa dianggap buruk. Selama bergabung dengan Fnatic, ia termasuk pemain yang menjadi juru kunci kemenangan-kemenangan Fnatic. Kepergiannya tentu menyisakan kursi kosong pada roster Dota 2 Fnatic. Untuk mengisi kekosongan tersebut, sang pelatih pun memutuskan untuk menjadi pemain kelima menggantikan MP. Kim “DuBu” Doo-young telah ditunjuk sebagai pemain kelima.

Formasi baru tim Dota 2 Fnatic setelah keluarnya MP adalah Anucha “Jabz” Jirawong, Abed “Abed” Yusop, Daryl Koh “iceiceice” Pei Xiang, Djardel “DJ” Mampusti, dan Kim “DuBu” Doo-Young. Roster ini cukup kuat untuk melaju ke The International 9. Semoga saja performa Fnatic tetap stabil dan bagus pada turnamen TI9.

Demikian adalah kabar terbaru tim Dota 2 dari wilayah Amerika Selatan dan juga SEA. Simak juga kabar terbaru lainnya di sini. Menjelang The International 9, tentu akan ada kabar-kabar menarik yang wajib disimak.

 

 

Leave a Reply