eSports Dota 2

Setelah Bubar, RRQ Lepas Dua Veteran Mereka

Tim Dota 2 RRQ memang telah resmi dibubarkan pada April 2019 lalu. Akan tetapi, masih ada beberapa pemain yang tinggal di tim Rex Regum Qeon (RRQ). Salam satu pemain tersebut adalah Koala. Sayangnya, kali ini RRQ juga mengumumkan bahwa Koala sudah mencapai batas akhir perjalanannya bersama tim ini. Tanggal 18 Juni 2019 lalu, RRQ melalui akun instagramnya mengunggah sebuah video yang di dalamnya berisi ucapan selamat tinggal kepada pemain veterannya tersebut.

Tak hanya Farand “Koala”, RRQ juga mengucapkan selamat tinggal kepada Calvien “InstincT” dalam postingan tersebut. Berbeda dengan “Koala”, InstincT merupakan pemain game Mobile Legends senior sudah lama membela tim RRQ. Bagi para pecinta Mobile Legends pasti sudah tidak asing lagi dengan atlet esports bernama asli Calvien Liem ini. Ia merupakan tokoh utama tim RRQ sejak tim ini bernama RRQ.02. InstincT sudah bergabung dengan tim ini sehak rosternya masih terdiri dari Barier, Tuturu, Marsha, Lemon, Banshee, dan juga dirinya.

Baik Koala maupun InstincT merupakan dua pemain utama yang selama ini telah menjadi pondasi kesuksesan RRQ untuk cabang esports Dota 2 dan Mobile Legends. Saat kedua pemain tersebut masih berada dalam roster, Koala dan InstincT adalah pemain yang sangat diandalkan pada divisinya masing-masing. Sayangnya, keduanya kini sudah mencapai akhir perjalanan mereka bersama dengan RRQ.

Jika kita melihat sejenak ke belakang, tim Dota 2 RRQ sudah dibentuk pada sekitar tahun 2013 lalu. Ajang Asian Cyber Games 2013 pun menjadi turnamen pertama mereka sebagai tim Dota 2 RRQ. Kehadiran tim Dota 2 ini juga menjadi pijakan awal berdirinya RRQ.

Prestasi tim Dota 2 RRQ juga tak bisa dianggap remeh. Pada tahun 2015 lalu, tim ini pernah menjuarai South East Asia Dota 2 Championship setelah mengalahkan Who2Bet. Lalu, pada tahun 2016, ia juga menjuarai turnamen BTS Southeast Asia #4 Open Qualifier. Lalu, pada beberapa kejuaraan terakhir, RRQ juga berhasil menjadi runner up untuk pertandingan joinDOTA League Season 13 Asia.

Melalui serangkaian prestasi tersebut, bisa dikatakan bahwa tim RRQ menjadi salah satu tim Dota 2 terbaik di Indonesia. Berawal dari satu divisi Dota 2 saja, sudah ada banyak sponsor yang masuk ke dalam RRQ sehingga organisasi esports ini menjadi besar seperti sekarang. Tak hanya Dota 2, saat ini RRQ juga mempunyai banyak tim lainnya dalam dunia esports yang cukup bagus.

Sayangnya, Saat ini, RRQ sendiri sudah tidak memiliki tim dota 2. Seperti yang telah kita ketahui bersama, perkembangan digital bergerak dengan amat cepat. Jika dahulu game-game versi PC lebih populer, sekarang ini sudah tidak lagi. Game versi windows sudah kalah dengan game-game versi mobile yang saat ini lebih banyak digemari. Alasannya tentu saja adalah karena game mobile lebih mudah dimainkan kapan saja dan di mana saja. Pada akhirnya, tim Dota 2 RRQ dibubarkan karena buruknya scene kompetitif Dota 2 di Indonesia.

Zaman yang telah jauh berubah, umur yang semakin menua, dan performa yang sudah tak setajam dulu membuat para atlet mau tidak mau harus mundur dari scene kompetitif ini. Tentu saja masih ada karier lain dalam dunia esports selain menjadi pemain. Sekarang ini, seiring dengan pesatnya platform streaming, para mantan atlet masih tetap bisa berkarier di dunia esports, salah satunya adalah dengan memanfaatkan platform streaming tersebut. Semoga saja Koala dan InstincT menemukan jalan kesuksesan lain selain menjadi atlet esports.

Leave a Reply