eSports Dota 2

Siapa Wakil Indonesia di Dota 2 SEA Games?

Kabar mengenai pertandingan esports Dota 2 SEA Games tentu sudah tidak asing lagi bagi para pecinta esports. Mungkin Anda adalah salah satu pemirsa yang menantikan kabar mengenai tim mana yang akan mewakili Indonesia di Dota 2 SEA Games. Akhirnya, kabar yang dinanti tersebut muncul dari PG.BarracX yang mengalahkan EVOS di pertandingan final pelatnas. Berkat laning stage dan juga draft yang hampir sempurna, Azur4, Ifr1t, Huppey, Lawlesshy, dan Visery berhasil jadi wakil Indonesia.

Lina dan Razor yang disandingkan sebagai attacker mampu menguasai lane dari penyusupan EVOS. Lawlesshy dan Visery sebagai support PG.BarracX juga cepat dalam menopang teman-temannya di berbagai lane. Sementara itu, EVOS fokus melakukan pemotongan pada creep jadi kewalahan menghadapi kerjasama roaster PG.BarracX. Namun pertandingan tetap berjalan dengan sengit dan penuh ketegangan di setiap team fight yang terjadi.

Evos Esports
EVOS Esports

Kedua tim berusaha saling membalas penyerangan dan penculikan yang seakan tiada habisnya. Sampai akhirnya, PG.BarracX yang sudah lebih dahulu unggul dari segi item mampu meruntuhkan base EVOS. Sadar sedang kalah dari segi item, EVOS berusaha membuyarkan konsentrasi PG.BarracX dengan mengirim Anti-Mage/Whitemon. Mereka mengirim Anti-Mage/Whitemon untuk melakukan rat doto sekaligus mengubah arah permainan.

Sayangnya, taktik EVOS untuk membuyarkan konsentrasi PG.BarracX tidak berjalan dengan mulus. Anti-Mage/Whitemon tidak cukup kuat untuk meruntuhkan bangunan karena PG.BarracX tetap pantang mundur. Upaya bertahan dari Xepher secara maksimal sudah ditunjukan dengan melakukan lemparan three point. Akhirnya PG.BarracX ragu-ragu dalam melancarkan serangan ugal-ugalan seperti sebelumnya.

PG.BarracX

Menjelang menit-menit akhir, team fight dan eksekusi war yang dilakukan EVOS tak kunjung membuat keadaan membaik. Facehugger terculik di area Roshan dan mengharuskannya buyback serta membantu partnernya yang sedang war. Sialnya, tak lama setelah itu ia terculik lagi tanpa kontribusi yang lebih bagi tim. Akhirnya PG.BarracX menyudahi permainan dengan membuat EVOS tidak berdaya sama sekali.

Walaupun dimenangkan oleh PG.BarracX, namun pertandingan yang terjadi begitu sengit dan rusuh. Jika tak berlebihan, PG.BarracX sedang beruntung pada pertandingan melawan EVOS di final pelatnas. Seperti yang sudah diketahui publik, EVOS adalah tim raksasa Dota 2 di Indonesia dengan prestasi gemilang. Permainan dan strateginya saat bertanding sungguh diluar nalar para player Dota 2 pada umumnya.

Entrepreneur

Namun karena faktor keberuntungan yang dimiliki PG.BarracX, EVOS pun harus menerima kekalahan dengan lapang dada. Banyak pihak yang menyayangkan kekalahan EVOS tersebut mengingat riwayat prestasi dari EVOS yang begitu cemerlang. Dota 2 Indonesia mungkin tidak akan seramai sekarang jika tidak ada tim EVOS yang meramaikan ajang kompetisi. Hebatnya, EVOS mengakui kekalahan dengan sportif tanpa ada perasaan kalah sedikit pun.

Bagi PG.BarracX, kemenangan ini tentu bukanlah hal yang mudah didapatkan karena mereka pun harus berjuang keras untuk menang. Namun, PG.BarracX memang layak mewakili Indonesia di ajang Dota 2 SEA Games 2019. Berhasilnya mereka mengalahkan EVOS tentu menjadi sebuah bukti bahwa mereka sudah beberapa tahap lebih maju dari pada sebelumnya. Hal ini juga membuat penggemar Dota 2 di Indonesia mempercayai PG.BarracX untuk memenangkan ajang kompetisi SEA Games.

Selamat kepada PG.BarracX karena telah berhasil menjadi wakil Indonesia untuk bertanding di Dota 2 SEA Games. Semoga saja PG.BarracX selalu menampilkan yang terbaik untuk Indonesia dan para penggemar Dota 2 khususnya. Raihlah medali emas dan harumkan nama bangsa di ajang Dota 2 SEA Games 2019.

Leave a Reply