esports
eSports Dota 2

Sistem MMR Dota 2 Masih Bermasalah, Valve Terus Perbaiki

Beberapa waktu lalu, sistem MMR Dota 2 sempat berantakan dan tidak seimbang seperti seharusnya. Tepatnya, masalah ini diperbaiki  oleh Valve sebelum ajang The International 9 dimulai di Shanghai. Tak lama berselang, perbaikan yang dilakukan oleh Valve mengenai masalah sistem MMR matchmaking ranked pun sedikit balance. Namun itu bukan berarti bahwa para player tidak akan mengalami kekecewaan saat bertanding nantinya.

Dilansir dari revivaltv.id, terbukti masalah demi masalah masih sering ditemukan dari laporan para player mengenai sistem MMR ini. Beberapa di antara masalah yang dijumpai tersebut adalah pembagian pertemuan match ranked, dan hukuman bagi player yang dilaporkan. Sebenarnya masih ada banyak masalah yang harus diselesaikan Valve dan berhubungan dengan MMR. Namun pertemuan di ranked dan hukuman player pelanggar aturan adalah dua akar masalah yang masih terus diusahakan oleh Valve.

esports
valve

Jika kita bahas mengenai pertemuan match ranked, seringkali player akan bertemu dengan lawan yang MMRnya tak seimbang. Jika sudah begitu, pertandingan pun jadi tidak menarik lagi karena ada yang merasa dirugikan dalam match yang tak adil itu. Biasanya, sistem MMR berpacu pada  salah seorang anggota tim saja, bukan menyeluruh. Akhirnya sering terjadi 4 orang dengan MMR besar melawan 2 orang dengan MMR seimbang karena sisa teman satu timnya punya MMR kecil.

Hal ini sering dikeluhkan player karena merasa bahwa pertandingan jadi tidak ada yang mengatur secara seimbang. Selain itu, terkadang angka MMR berubah-ubah tanpa ada kesengajaan dari player untuk menambah atau menguranginya. Para pemain pun semakin merasa bahwa ada sesuatu yang bermasalah terhadap sistem MMR ini dan segera melaporkannya. Valve pun menanggapi laporan tersebut dengan sigap dan masih memikirkan untuk mencari jalan  keluar yang paling tepat.

valve

Kemudian, ada masalah lain yang berhubungan dengan MMR yang membuat para pemain Dota 2 jengkel. Bahkan masalah yang satu ini lebih menjengkelkan dari pada masalah pertemuan match yang sebelumnya sudah kita bahas. Pelaporan pemain yang melanggar aturan, AFK, Feed, atau berperilaku menyebalkan adalah masalah yang dimaskud. Meski sudah diberi sanksi bahwa ada penurunan MMR jika player melanggar aturan permainan, namun player toxic masih saja berkeliaran.

Para player toxic tersebut lebih banyak populasinya di tier bawah karena mungkin masih newbie atau memang habitatnya. Mereka melakukan toxic atau keluar dari game dengan tujuan tertentu serta alasan yang kekanak-kanakan. Namun sebagian besar dari mereka berniat membalas dendam atas kekalahan bertubi-tubi yang mereka alami. Dengan melakukan tindakan toxic atau AFK tersebut, mereka berharap ada player lain yang bernasib sama seperti mereka.

valve
valve

Sanksi berupa penurunan MMR rupanya masih belum membuat para player toxic ini jera untuk menjadi player yang baik. Selain player AFK, feeder yang sengaja bermain buruk pun tidak jera dengan sanksi dari Valve yang sudah berlaku saat ini. Maka dari itu, Valve mempersiapkan tim khusus untuk mengatur pemilihan player di match agar permainan jadi menyenangkan. Valve juga akan memberikan sanksi habis-habisan bagi player yang melanggar aturan atau melanggar kenyamanan saat bermain Dota 2.

Masalah di sistem MMR Dota 2 tak akan dibiarkan oleh Valve begitu saja sampai berlarut-larut. Terlebih sudah banyak player yang dirugikan oleh masalah sistem MMR ini walaupun akar masalahnya ada di player toxic. Banyak komunitas Dota 2 yang menginginkan agar player toxic segera diberi sanksi berupa tutup akun selamanya. Jika Anda salah satu pemain Dota 2 yang dirugikan oleh masalah sistem MMR ini, solusi apakah yang sekiranya tepat?

Leave a Reply