Team Secret Berpesta di Grand Final Leipzig Major

eSports Dota 2

Penampilan Team Secret terlihat sangat baik ketika mereka kembali ke DPC untuk DreamLeague Season 13 Leipzig Major. Tim asal Eropa itu pun akhirnya berhasil mengunci kemenangan di grand final dengan menaklukkan Evil Geniuses 3-2. Hasil ini membuat Secret meraih 4.850 poin DPC secara keseluruhan dari rangkaian acara.

Di pertandingan grand final Leipzig Major, Evil Geniuses menjadi lawan yang seimbang bagi Team Secret. Mereka menunjukkan ancaman serius pada beberapa titik, namun Secret tidak bisa dihentikan begitu mereka mendapatkan momentum.

youtube

Evil Geniuses sebenarnya mampu mengamankan game pertama dengan dominasi penuh. Dengan tempo permainan lambat, EG memenangkan pertandingan dengan membangun keunggulannya perlahan-lahan. Jarang terjadi pertarungan, tetapi ketika itu terjadi, Team Secret selalu tertinggal.

Kemenangan EG di game pertama mulai terlihat setelah 45 menit ketika mereka unggul 25.000 gold. Secret tidak bisa berbuat banyak lagi untuk menahannya dan harus merelakan game pertama menjadi milik EG.

youtube

Memasuki game kedua, para analis dibuat bingung dengan draft yang dipilih oleh Evil Geniuses. Mereka dikritik karena membuat draft yang memungkinkan permainan berjalan lambat lagi. Itu adalah kesalahan, karena di sisi lain Michal “Nisha” Jankowski dari Secret memilih Meepo yang akan sulit dilawan.

Sesuai prediksi, game kedua berjalan lambat pada awalnya. Tahap laning cukup mudah, tetapi EG seringkali dipaksa bertahan. Terutama ketika Skywrath Mage dari Yazied “YapzOr” Jaradat mendapat Rod of Atau dan beraksi bersama Nisha.

youtube

EG tidak pernah bisa melakukan serangan apabila hal itu terjadi. Secret pun perlahan-lahan mampu menguatkan jerat mereka pada EG. Alhasil, game kedua menjadi milik Secret dan kedudukan kembali imbang 1-1.

Permainan lambat tidak terjadi lagi di game ketiga, menyusul kedua tim yang sama-sama membuat draft agresif. Pada kesempatan ini, kedua tim hampir selalu bertempur di setiap kesempatan. Kedua tim bahkan saling mengejar keunggulan hingga 11 kali sepanjang permainan.

Namun kali ini Evil Geniuses yang kembali berhasil melewati momen kritis tersebut dan memegang keunggulan seri. Hasil di game ketiga membuat Secret menyandarkan punggung mereka sejenak. Tetapi, di sinilah momentum mulai didapatkan oleh Nisha dan kawan-kawan untuk berbalik unggul.

Game keempat sangat menentukan dengan Secret langsung unggul sejak awal permainan. Mereka tidak kesulitan melanjutkan keunggulan tersebut sepanjang jalannya pertandingan. Sungguh terlihat kacau ketika Roman “RAMZES666” Kushnarev seperti mengalami kehancuran di berbagai titik.

Team Secret membuat kedudukan seimbang 2-2 dan memaksa EG harus memainkan game kelima. Adegan pada game penentu ini hampir mirip dengan game keempat. Walaupun EG telah membuat rotasi yang solid, namun tetap saja mereka sulit mengambil alih pertandingan.

Sejak pertengahan pertandingan, Secret menjauhkan jarak dari Evil Geniuses. Hal itu memungkinkan tim untuk mencatatkan pick-off dan menghalangi EG mendapat titik balik. Secret mengepung dan EG sama sekali tidak bisa membereskan base mereka.

Di sinilah momen Secret berhasil mengamankan kemenangan 3-2 dan meraih gelar juara DreamLeague Season 13 Major.

Kemenangan ini sangat berharga bagi Team Secret untuk berbagai alasan. Selain meraih hadiah utama sebesar $300.000, mereka juga mendapatkan 4.850 poin DPC. Itu memperbesar peluang Secret untuk mengunci tempat di The International 2020 jauh-jauh hari sebelumnya.

Bukan hanya itu, namun Team Secret juga berhasil mencatatkan sejarah baru dalam turnamen Major Valve. Kemenangan di DreamLEague Season 13 Major ini adalah kemenangan kelima mereka di Major yang disponsori Valve. Mereka pun menjadi tim Dota 2 pertama yang mencapai prestasi tersebut.

Setelah Leipzig Major selesai, tantangan Secret berikutnya adalah kualifikasi untuk Los Angeles Major pada bulan Februari.

Leave a Reply