eSports Dota 2

TI9 Versi Bot Dimenangkan Pangolier

Walaupun TI9 merupakan ajang kompetisi paling bergengsi di dunia Dota 2, namun ternyata ada juga TI9 versi bot nya loh. Pada ajang TI9 versi bot ini ada icon baru yang sedang viral dan berhasil menjuarai yakni Pangolier. Icon yang sedang viral ini ternyata bot cerdas yang mampu bermain Dota 2, bertarung dengan lawan-lawannya yang juga versi bot. Walaupun lawannya adalah bot, namun dengan tingkat skill hard bahkan expert.

TI9 versi bot ini diselenggarakan oleh Beyond The Summit, yang jadi turnamen paling unik. Dikatakan unik, karena tidak ada hadiah item, piala, medali atau uang Rp1 untuk pemenangnya. TI9 versi bot ini diselenggarakan hanya untuk memeriahkan ajang TI 9 yang sesungguhnya. Pertengahan Agustus nanti, TI9 yang sesungguhnya pun akan diselenggarakan di Shanghai, Cina.

Peserta yang mengikuti ajang TI9 versi bot ini adalah seluruh karakter yang ada di dunia Dota 2. Menurut data yang tercatat, terdapat 117 hero yang berpartisipasi dalam kejuaraan sistem best of 3 tersebut. Ajang TI9 versi bot ini digelar dengan beberapa aturan yang membuat pertandingan jadi semakin seru. Kurang lebih ada Sembilan aturan yang ditetapkan pada TI9 versi bot ini dan akan dibahas satu persatu seperti berikut.

Setiap pertandingan berjumlah 5 hero melawan 5 hero lain yang saling beradu skill. Pada pertandingan awal, hero disetting menjadi level 5 dan diberi 3 ironwood branches. Pertandingan kedua, hero disetting menjadi level 15 dan diberikan 10k gold. Pada pertandingan kedua, hero juga akan disetting menjadi level 25 dan diberikan 20k gold.

Bracket disetting berdasarkan winrate hero pada lini Dotabuff dan single elimination  berlaku sampai koalisi 16 besar. Setelah mencapai koalisi 16 besar, sistem double elimination akan diberlakukan (upper bracket dan lower bracket). Pemilihan item talent dan skill diatur berdasarkan popularitas namun dengan kostumisasi random. Sementara untuk item Black King Bar dan Blademail  tidak bisa dipakai oleh para kontributor.

Ajang ini disiarkan melalui saluran resmi dari Beyond The Summit semenjak tanggal 8 Juli 2019 lalu. Hasilnya, Pangolier  dinobatkan sebagai juara setelah berhasil mengalahkan Earthshaker di babak final dengan skor akhir 2-1. Jika Pangolier  dinobatkan sebagai juara, lain halnya dengan Invoker yang disebut sebagai hero terpayah pada turnamen ini. Invoker termasuk kedalam 4 hero yang kalah di putaran pertama pada TI9 versi bot.

Hadirnya Pangolier  sebagai juara TI9 versi bot, sangat mungkin membuat hero ini naik popularitas di dunia Dota 2. Mungkin juga Invoker  akan jadi hero yang tersudutkan jika melihat hasil TI9 versi bot tersebut. Namun, itu semua kembali lagi pada skill masing-masing player yang menggunakan Pangolier  maupun Invoker.  Para pecinta Dota 2 tentu sudah tahu jika ruh dari hero akan bergantung dari skill player yang menggunakannya.

Pertengahan Agustus nanti, TI9 yang sesungguhnya akan dimulai di Shanghai, Cina. Melihat hasil TI9 versi bot tadi, apakah Pangolier  akan mengubah formasi dan strategi para peserta? Ataukah, Invoker  masih akan tetap eksis sebagai andalan para player dalam tim yang berkontribusi? Bagaimana menurut Anda selaku pecinta game esports Dota 2 mengenai hal ini?

Seperti itulah informasi mengenai ajang TI9 versi bot yang dimenangkan oleh Pangolier. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sudah membacanya dari awal sampai selesai. Mainkan Dota 2 secukupnya saja dan ingat, jangan tinggalkan kewajiban Anda demi bermain game.

Leave a Reply