dexerto
eSports Dota 2

TNC Predator Juara MDL Chengdu Major

Grand Final MDL Chengdu Major menyuguhkan pertandingan seru yang mempertemukan TNC Predator dan Vici Gaming. Pada akhirnya TNC keluar sebagai juara pertama Major pertama di DPC musim ini. Tim Asia Tenggara itu berhasil menang di final setelah sempat dikalahkan Vici di seri sebelumnya.

Dilansir dari vpesports, pada final upper bracket Vici Gaming sebenarnya berhasil menurunkan menjatuhkan TNC Predator ke lower bracket. Kekalahan 2-0 dengan waktu yang cukup cepat, membuat tim Asia Tenggara itu perlu satu kemenangan lagi. Mereka pun akhirnya meraih kemenangan itu dan bertemu lagi dengan Vic ulang di final.

Seperti yang ditampilkan oleh TNC sepanjang MDL Chengdu, mereka memang sulit dibendung. Mereka memastikan tempat di final dengan mengalahkan Invictus Gaming, yang akhirnya harus rela finish di tempat ketiga. Ajang balas dendam punt terjadi di final yang mempertemukan dua tim favorit.

Youtube

Untuk VG, grand final ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengawali musim secara sempurna. Sekaligus mereka bisa mengklaim dan memimpin raihan poin DPC besar atas tim-tim lainnya. Sayangnya, pada pertemuan kedua dengan TNC, semua berjalan tidak semestinya.

Game pertama menampilkan performa yang ciamik dari TNC. Mereka berhasil mengimbangi dan mendominasi lawan dari awal hingga akhir. TNC sama sekali tidak memberi VG kesempatan untuk berpijak di dalam permainan, sementara mereka mengontrol map.

Youtube

Butuh waktu lebih dari setengah jam bagi tim Asia Tenggara untuk keluar sebagai pemenang. Game berikutnya berjalan dengan cara yang sama persis. TNC sepertinya benar-benar tak terhentikan di babak final Chengdu Major.

Dengan kombinasi Morphling + Earthshaker, yang juga mengalahkan iG di seri, TNC memukul balik VG dan skor 2-0. VG berniat melakukan sesuatu yang lebih baik dari game pertama dan kedua agar mereka dapat menyamakan kedudukan. Mereka pun berhasil memaksakan game ketiga setelah meraih kemenangan di game ketiga.

Youtube

Meski TNC menggunakan kombinasi Chen dan Alchemist, tetapi VG sama sekali tak terganggu. Di game ketiga ini, harapan VG untuk menjadi pemenang pun kembali muncul. Walau akhirnya, di game keempat TNC benar-benar menunjukkan kehebatan mereka.

TNC seolah ingin membuktikan bahwa mereka merupakan salah satu tim Dota 2 terbaik di dunia saat ini. Ini benar-benar menjadi pertandingan penutup Chengdu Major yang begitu menarik.

VG sempat mendapatkan keunggulan besar dan sepertinya mereka telah menemukan jalan untuk kembali ke permainan. Alih-alih menghentikan TNC, skuat Asia Tenggara itu mampu memaksimalkan kombo Morph + ES mereka lagi. Sementara VG berusaha sekuat tenaga untuk menahan serangan dan bertahan.

Pertandingan yang menakjubkan dari TNC Predator. Kekalahan di seri sebelumnya terbalaskan dengan sempurna, namun kali ini TNC lebih beruntung. Mereka menang di babak paling penting dalam turnamen ini dengan keluar sebagai juara. Mereka menutup turnamen dengan kemenangan 3-1.

TNC Predator adalah tim Asia Tenggara pertama yang berhasil memenangkan Valve Major. Hadiah senilai $300.000 dan 4850 poin DPC pun masuk ke kantong mereka. Bukan yang pertama bagi mereka tahun ini, sebab sebelumnya ESL One Hamburg juga berhasil dimenangi oleh TNC.

Sejak awal Chengdu Major, mereka memang tampil impresif. Memuncaki Grup A setelah mengalahkan Team Unknown dan EHOME dengan skor 2-0 di fase grup. Kemudian mengalahkan Alliance dan J.Storm masing-masing 2-1 dan 2-0 di fase berikutnya.

Dengan hasil di MDL Chengdu Major, TNC telah membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim kuda hitam. Mereka meraih kesuksesan melawan salah satu tim terbaik dari Tiongkok di kandang mereka dan mampu mendominasi. Selamat untuk TNC Predator!

Leave a Reply