dexerto
eSports Dota 2

TNC Predator Lebih Dekat ke Major Kedua

Juara MDL Chengdu Major, TNC Predator, cukup kesulitan melewati kualifikasi tertutup wilayah Asia Tenggara. Setelah melewati dua hari yang melelahkan di penyisihan grup, kini mereka selangkah lebih dekat menuju DreamLeague Season 13. Tersisa empat tim yang akan berkompetisi untuk memperebutkan tiga tempat ke Leipzig Major.

Jalan TNC tidaklah mulus walaupun mereka menunjukkan performa luar biasa selama Major pertama. Mereka gagal meraih kemenangan saat melawan Geek Fam dan Reality Rift. Hasil itu sempat menempatkan TNC pada risiko besar gagal lolos ke Dream League 13.

RevivalTV
RevivalTV

Akan tetapi, pada akhirnya mereka menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu tim Dota 2 terbaik dunia saat ini. TNC Predator tampaknya benar-benar harus menyesuaikan diri terlebih dahulu dengan patch 7.23. Waktu istirahat yang sedikit setelah Major pertama agak menjadi masalah bagi tim asal Filipina itu.

TNC bahkan tidak memiliki pelatih atau analis untuk membantu para pemain dalam menganalisis permainan lebih cepat. Kapten tim, March, sampai-sampai harus berlatih di pub untuk memahami segala pembaruan di dalam Outlanders Update. Itu membuatnya tidak punya waktu untuk mempelajari pick favorit lawan.

Udou

Seberapa dekat TNC hampir tersingkir dari babak penyisihan grup kualifikasi tertutup? Di Grup A, setiap tim memainkan empat seri Bo2 dengan poin maksimal yang bisa mereka dapatkan adalah 8. Setidaknya TNC memerlukan enam poin agar kemungkinan mereka lolos ke fase berikutnya lebih besar, minimal di peringkat kedua grup.

Pertama-tama, March dan kolega diunggulkan untuk memenangkan 4 pertandingan mereka di fase grup. Namun nyatanya itu tak berjalan sesuai harapan. Di dua seri pertama TNC menelan satu hasil seri melawan Geek Fam dan kalah di seri kedua saat melawan Reality Rift.

TNC Predator
TNC Predator

Tersisa dua seri yang sangat menentukan nasib mereka dan mau tidak mau itu harus dimenangkan. Pada akhirnya dua pertandingan berikutnya disapu bersih oleh TNC. Hasil itu kembali mempertemukan mereka dengan Geek Fam di babak Tiebreaker, dengan mempertandingkan satu game saja.

TNC lolos dan akan berhadapan dengan Fnatic dari grup B. Salah satu hal yang paling tak terduga dan mengejutkan adalah kemunculan Reality Rift kualifikasi SEA. Mereka adalah tim yang diperkuat Lee ‘kYxY’ Kong Yang.

Datang ke kualifikasi tertutup, tidak ada yang akan mengharapkan RR bersinar. Setelah dua hari pertandingan, mereka malah berhasil berada di puncak grup A. Namun berkat kekalahan ini, TNC berhasil mendapatkan kembali ketenangan mereka dan finish di posisi kedua grup.

Bagi Geek Fam hasil ini membuat mereka, yang bermain sangat baik di kualifikasi, harus menuju ke kualifikasi Minor sekali lagi. Hanya ada satu tempat yang bisa didapat dari Minor agar bisa tampil di Leipzig Major.

Dari grup B untuk wilayah Asia Tenggara, Fnatic dan Cignal Ultra berhasil masuk ke babak playoff. Fnatic memang bermain sangat buruk di MDL Chengdu, tetapi kali ini mereka berharap dapat memperbaiki kesalahan. Hal itu dibuktikan dengan melaju ke babak playoff tanpa masalah nyata dalam setiap serinya.

Grup ini sebenarnya dihuni oleh tim-tim yang cukup diperhitungkan. Selain Fnatic dan Cignal, ada pula Alpha x Hashtag dan BOOM Esports. Tetapi kali ini Cignal lebih beruntung dan berhasil meraih tempat di playoff.

Di sisi lain, penghuni tempat ketiga di setiap grup bisa melanjutkan untuk bertarung untuk WePlay! Kualifikasi Bukovel Minor. Sementara tim di tempat keempat masing-masing akan bertarung untuk meraih kualifikasi Minor. Untuk TNC Predator, RR, Fnatic dan Cignal besok mereka masih harus berjuang untuk tiga tempat di Leipzig Major.

Leave a Reply