eSports Dota 2

Turney Dota 2, Event Perdana Dari ONE Esports

Bagi Anda para pecinta esports, tentu sudah tidak asing lagi dengan event turnamen yang diselenggarakan dan menampilkan tim papan atas Dota 2. Event tersebut pastinya menampilkan tayangan dari pertandingan tim-tim hebat Dota 2 yang sangat kompetitif. Tak jarang karena tontonan tersebut, banyak pihak yang berminat untuk menjadi penyelenggara turnamen esports. Sebut saja para penyelenggara turnamen skala besar Dota 2 yang saat ini sedang hangat-hangatnya jadi perbincangan warganet.

ONE Championship, yang dikenal sebagai salah satu perusahaan bidang media olahraga dari Asia kini masuk ke ranah esports. Ini terbukti dengan terbentuknya divisi usaha baru yakni ONE Esports yang belakang ini sedang hangat di sosial media. Tak ingin berlama-lama memikirkan, mereka pun langsung memproses event turnamen untuk 2019-2020 dan membidik Dota 2 sebagai ranah awalnya. Rencananya, akan ada dua turnamen yang diselenggarakan dan sesuai dengan kriteria Dota 2 World Pro Invitationals.

Turnamen tersebut dikabarkan mencapai total prize pool sebesar $500.000 USD atau kisaran Rp7.000.000.000  tanpa terkecuali. Mereka memilih Jakarta dan Singapura sebagai dua tempat yang akan mereka sambangi pada turnamen yang diselenggarakan. The ONE Dota 2 Singapore World Pro Invitational, akan ditampilkan di Singapore Indoor Stadium pada tanggal 20-22 Desember 2019. Sementara, The ONE Dota 2 Jakarta World Pro Invitational akan menyusul pada tanggal 17-19 April 2020 di ICE BSD.

ONE esports juga dikabarkan sudah melakukan kerjasama dengan EO seperti PGL, yang juga sudah kawakan di event Dota 2 sejak 2015 sampai sekarang. Beberapa event mereka yang terkenal diantaranya adalah Major, Kiev Major, Manila Major, serta Bucharest Major. Tentunya itu sudah cukup membuktikan bahwa mereka memang kawakan di dunia event turnamen. CEO of ONE Esports menyebutkan bahwa menggarap bisnis di dunia esports adalah kesempatan sekali dalam seumur hidup.

Hal tersebut tentunya seirama dengan acara-acara bela diri yang sering diselenggarakan oleh mereka. Esports juga menampilkan kisah inspiratif yang dianggap punya nilai estetika tinggi sebagai tayangan bagi para penonton. Tidak menutup kemungkinan jika ada penyelenggara lain yang mengadakan event esports dengan skala luas seperti ONE Esports. Asumsi tersebut membuktikan bahwa esports sangat diterima oleh berbagai macam kalangan dari berbagai macam negara.

Banyak pihak yang beranggapan bahwa event turnamen ini akan menampilkan tayangan luar biasa di dunia esports tanah air. Terutama event turnamen yang akan diselenggarakan di Jakarta bulan April 2020 nanti. Hal itu juga berlaku bagi penonton event turnamen ini saat diselenggarakan di Singapore pada bulan Desember 2019 nanti. Tak menutup kemungkinan siapapun yang menyaksikannya juga akan melihat penampilan istimewa dari pertandingan tim papan atas Dota 2.

Dampak dari tayangan pertandingan esports yang sangat fantastis tersebut adalah semakin banyaknya peminat esports. Baik peminat sebagai pihak penyelenggara, maupun peminat sebagai player yang mengikuti kejuaraan. Tapi apakah dampak tersebut Anda anggap positif ataukah Anda anggap sebagai sesuatu yang negatif? Semua anggapan atau asumsi itu bisa saja timbul salah satu ataupun keduanya, khususnya di negara Indonesia.

Banyaknya peminat esports bisa jadi dampak yang positif apabila para peminat menjadikannya sebagai bisnis ataupun ajang silaturahmi. Namun sepertinya, itu juga bisa diartikan sebagai dampak negatif apabila para peminat esports sampai lupa dengan kewajibannya  yang lebih penting. Maka dari itu, mari sama-sama kita pikirkan bagaimana caranya menyikapi esports yang saat ini sedang booming khususnya di negara Indonesia. Tetaplah bijak dalam menyikapi sesuatu yang punya dampak positif dan negatif seperti esports yang sedang booming ini.

Leave a Reply