game free fire ingin dihapus di indonesia

Alasan Game Free Fire Ingin Dihapus di Indonesia

Free Fire News

Kami sangat kaget dengan adanya isu-isu terkait game Free Fire ingin dihapus di Indonesia, yang dipastikan isu tersebut tidak benar adanya (Hoax).

Garena Free Fire Indonesia mengatakan bahwa, isu-isu yang sangat menyebalkan ini jelas sekali cuma hoax belaka yang memang sengaja dibuat oleh oknum-oknum jahat.

Karena, bisa dikatakan di game Free Fire ini ada segudang alasan untuk sangat bisa di pertahankan. Para penggemar tentunta sudah tidak usah khawatir, sampai harus mencari tahu kapan game Free Fire ini ditutup.

Berita game online ini akan ditutup yang di isukan saat ini, enggak cuma sekali doang tuh viralnya. Tapi, tahun lalu juga pernah diisukan aplikasi game Free Fire ini akan ditutup di tanggal 18 Juli 2020.

Lalu sekarang, kenapa isu-isu semacam ini muncul kembali? Yang jadi pertanyaan besar di sini, sebenarnya ada apa sama bocil FF? Apa kesalahan mereka sampai isu ini naik kembali?

Kalian juga tentunya bertanya-tanya kan! kenapa banyak banget orang yang ingin game Free Fire dihapus dari Indonesia? Padahal, game ramain banget dimainkan di Indonesia.

Lantas, apa yang membuat orang-orang itu tidak suka game Free Fire? Berikut beberapa alasan dari pembahasan kita di atas.

Game Free Fire Punya Dampak Negatif Untuk Anak-anak

Game battle royale keluaran Garena ini emang sangat disukai sama anak-anak di negara Indonesia, yang mana mayoritas pemainnya terdiri dari bocah-bocah belasan tahun yang masih sekolah.

Katanya, banyak pemain yang tergolong bocah ini, mengabaikan segalanya, karena terlalu asyik main game FF. Yang mana harusnya mereka itu berkewajiban belajar dan membantu orangtua di rumah.

Berpengaruh Pada Mental & Attitude

Hal pertama yang membuat isu game Free Fire ingin dihapus di Indonesia ini naik kembali ke permukaan ialah katanya mempengaruhi mental dan attitude, benarkah?

Enggak usah munafik lagi deh! Kita juga pernah mengalami seperti, saking serunya bermain game malah mengeluarkan kata-kata yang kasar.

Mana orang dewasa yang ‘KATANYA’ emosinya lebih stabil aja masih bisa terbawa suasana dalam permainan, apalagi hanya seorang anak-anak?

Mungkin berawal dari kekalahan atau terbawa suasana bermain, anak-anak pun bisa terbiasa mengeluarkan kata kasar dan memiliki pribadi yang tempramen.

Makanya kebanyakan orang tua tidak terlalu suka sama yang namanya anak bermain game, yang efeknya mempengaruhi para orang dewasa itu untuk mengucapkan kata-kata game Free Fire harus dihapus dari Indonesia

Bocah FF Terkenal Toxic

Hal kedua yang membuat isu game Free Fire ingin dihapus di Indonesia naik kembali sangatlah lumrah sekali dalam bermain game, dan kami yakin sebagian diri manusia juga memiliki sifat toxic.

Sebenarnya ada banyak jenis pemain toxic, contohnya yang tiba-tiba AFK dari gameplay, yang suka berkata kasar, dan sering mengejek pemain lain.

Hampir pada semua game itu, memiliki player yang toxic, dan termasuk game Free Fire ini. Berhubung kebanyakan pemain game FF ini punya usia belasan tahun, wajar saja mereka itu bisa marah dan gampang terpancing.

Muncul citra jelek terkait bocah FF toxic tidak punya attitude, dan suka mengejek pemain lain. Padahal kan tidak semua bocah FF memiliki sikap seperti itu ‘ iya kan!

Banyak juga bocah FF yang tetap mampu melaksanakan kewajibannya, namun dengan perkataan “SETAN” kalian, semua kena dampaknya sampai sering banget muncul berita FF akan ditutup di Indonesia.

Carilah pengetahuan, berkaca pada diri kalian sendiri, dan perbaiki diri kalian masing-masing ya! Komunitas Free Fire Indonesia sampai saat ini sudah besar banget, jadi buktikan pada mereka semua kalau enggak semua bocah FF itu toxic.

Jadi mulai sekarang, baiknya kalian harus menjaga sikap pada orang tua kalian, agar tidak ikut dalam mengisi petisi blokir Free Fire. 

Demikian berita terkini mengenai isu game Free Fire ingin dihapus di Indonesia, jadi ini hanyalah HOAX belaka. Semoga informasi singkat ini bermanfaat buat kalian semua pecinta game Battle Royale.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *