5 Role di Dota 2 yang Wajib Diketahui Sebelum Mulai Bermain

Tips and Trik

Role di Dota 2 tidak sama seperti MOBA lainnya, karena ini sangat kompleks. Tidak semua hero memiliki posisi spesifik untuk setiap orang dari lima anggota tim. Esports news dan pengetahuan tentang masing-masing posisi ini sangat penting untuk pemilihan hero dan kombinasi lineup yang solid.

Dilansir dari firstblood dan dotesports, Itulah sebabnya Dota 2 disebut sebagai MOBA paling fleksibel dalam hal peran dan hero yang digunakan pemain. Masalahnya, beberapa pemain pub terkadang masih kurang begitu memahami konsep Dota 2 roles. Jadi jika Anda ingin meningkatkan permainan, belajarlah lebih mendalam tentang apa yang dibutuhkan setiap posisi.

Memahami Role di Dota 2 untuk Pemula

valve
valve

Tentu saja lima role di Dota 2 memiliki tujuan masing-masing di setiap permainannya. Misalnya, tugas hard support berbeda dengan offlaner, begitu pula dengan solo mid atau hard carry. Nah, bagi pemula, agar lebih memahami tentang peran masing-masing posisi, simak penjelasan singkat berikut ini.

Posisi 1 (Hard Carry)

valve

Jika kamu sering mendengar ada pemain yang berperan sebagai posisi 1 dalam tim Dota, berarti dia menjadi seorang hard carry. Hero di posisi ini biasanya lemah di awal pertandingan. Mereka membutuhkan farm agar lebih efektif ketika memasuki pertengahan hingga akhir pertandingan.

Hard carry ini diharapkan mampu memberikan damage paling besar untuk tim dan berkontribusi dalam team fight setelah 40 menit. Sesuai dengan namanya, hard carry Dota 2 bertugas ‘membawa’ tim mendapatkan poin damage secara konsisten. Posisi ini juga dikenal dengan nama safe lane carry.

Adapun contoh hero yang bisa Anda gunakan adalah Spectre, Anti-Mage, Sven, Medusa, Luna, dll.

Posisi 2 (Solo Mid)

Ini adalah role yang banyak disukai oleh para pemain Dota 2 karena sering dikaitkan dengan keterampilan mekanik yang tinggi. Sebagai pemain posisi 2, solo mid menikmati prioritas farm yang tinggi. Hero untuk posisi ini biasanya juga memang dirancang untuk aksi solo di mid lane.

Setelah mencapai level enam, peran tunggal di tengah ini bertanggungjawab menyerbu sidelane lawan. Hero favorit bagi para mid laner biasanya adalah Queen of Pain, Storm Spirit dan Puck. Ini karena mereka memiliki keterampilan burst damage dan mobilitas yang cepat untuk mengatur tempo permainan.

Posisi 3 (Offlaner)

Dota-2-Guide-Bristleback-Offlane-Mode
valve

Posisi offlane dalam Dota 2 merujuk pada jalur atas untuk Radiant, dan jalur bawah untuk Dire. Di sisi lain, peran ini juga sering disalahpahami oleh pemain pemula terutama karena dipengaruhi oleh hasil farm dua posisi sebelumnya. Pada pemilihan hero tertentu untuk carry dan mid, offlaner bisa menjadi seperti support ketiga untuk tim.

Offlane juga disebut sebagai role tersier, yang artinya sebagian besar hero dirancang independen terhadap beberapa hal. Pick terfavorit untuk posisi offlane misalnya Beastmaster, Faceless Void, Tidehunter, dan Centaur Warrunner. Sebab, beberapa hero tersebut punya kemampuan tahan lama dan mekanisme melarikan diri bawaan.

Namun menjelang akhir permainan, offlaner biasanya menjadi inisiator utama atau carry tersier bagi timnya.

Posisi 4 (Utility Support)

Ini adalah salah satu dari dua peran support Dota 2 yang sifatnya lebih bervariasi. Disebut utility artinya pemain membutuhkan lebih banyak Gold daripada peran lain. Hero di posisi ini akan membutuhkan item besar di mid game seperti Force Staff, Blink Dagger, Mekansm, dll.

Posisi ini juga dapat disebut sebagai roaming support karena kemampuan untuk berkeliling di area tertentu. Apalagi jika pemain menggunakan hero seperti Earthshaker atau Sand King, yang andal berkeliaran di peta ketika fase laning. Mereka bertugas untuk menekan hero core milik musuh.

Posisi 5 (Hard Support)

Hard support adalah posisi yang prioritasnya paling rendah dalam melakukan farm. Semua hero yang dimainkan untuk memegang peran ini harus berkontribusi pada tim terkait equipment. Tugas posisi ini adalah memastikan peran core dari timnya tetap aman saat melakukan farm.

Hero hard support umumnya rapuh tetapi mereka sangat cepat. Jika Sobat Gamer selalu kesal jika mudah mati, maka sebaiknya tidak memainkan peran yang sangat berisiko ini. Namun konsep hard support adalah mendukung dan mengorbankan dirinya sehingga anggota tim lainnya bisa unggul.

Pedoman role di Dota 2 tadi hanyalah dasar, karena selalu ada ruang di Dota 2 untuk memainkan sebuah peran. Kendati demikian, setidaknya itu bisa membantu Sobat Gamer untuk memahami tugas utama masing-masing posisi.

Leave a Reply