garena

Cara Melatih Aim Free Fire Agar Akurasi Tembakan Meningkat

Tips and Trik

Seperti halnya game menembak FPS lainnya, aim Free Fire juga merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai. Dengan ini, maka Sobat Gamer bisa membidik dan menembak musuh lebih akurat dari pemain lain. Meski sudah ada fitur auto aim, namun jika tidak dilatih fitur ini akan jadi sia-sia.

Dilansir dari somagnews, Garena Free Fire sendiri memiliki beberapa perbedaan dengan jenis Battle Royale seperti PUBG Mobile. Auto aim adalah keuntungan tersendiri yang bisa dimaksimalkan jika Anda menguasainya. Namun, ada baiknya fitur auto dan manual sama-sama dilatih secara reguler untuk meningkatkan persentase kemenangan.

Tips Latihan Aim Free Fire

Cara Melatih Aim Free Fire Agar Akurasi Tembakan Meningkat
retuwit

Aim Free Fire adalah gerakan mengangkat senjata dan membidik musuh di waktu yang hampir bersamaan. Dibutuhkan respons dan jenis senjata yang tepat agar akurasinya tinggi. Untuk itu, Sobat Gamer perlu melatih beberapa hal seperti dilansir dari Somagnews berikut ini.

1. Menyesuaikan Pengaturan

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menguji pengaturan-pengaturan tertentu sampai menemukan yang paling nyaman. Ini termasuk opsi sensitivity Free Fire, yang mana berguna untuk menemukan kecepatan paling pas. Masuk ke menu pengaturan dengan menekan ikon roda gigi, lalu atur sesuai keinginan.

Untuk mengatur sensitivity, masuk ke pengaturan lanjutan. Lalu gerakkan indikator mulai dari nol sampai 100. Sayangnya untuk menguji seberapa berpengaruh sensitivitas tersebut, Anda harus masuk ke dalam pertandingan.

2. Nonaktifkan Auto Aim

Bagi beberapa orang, auto aim memang menyenangkan, karena ini sangat menghemat waktu untuk menembak. Tetapi akibatnya adalah akurasi tembakan akan menurun seiring dengan mudahnya melakukan aim. Jadi sebaiknya nonaktifkan fitur ini di menu setting Free Fire.

Jika Anda adalah pemain pemula, sebaiknya gunakan aim manual agar memahami dinamika dasar permainan. Baru setelah mulai terbiasa dengan gameplay, Anda akan lebih mudah saat menggunakan fitur auto aim.

3. Fokus Melatih Headshots

Tidak ada cara yang lebih efektif kecuali membiasakan diri melakukan headshots. Jika hanya melakukan tembakan dasar saja, rasa-rasanya semua orang pasti bisa, bahkan dengan auto aim. Kelebihan cara manual adalah Sobat Gamer bisa membidik kepala musuh dengan lebih tepat.

Melatih headshots sesering mungkin benar-benar bisa meningkatkan akurasi. Apalagi headshot menghasilkan damage yang lebih besar daripada tembakan biasa ke kaki atau badan. Awalnya memang sulit, namun jika sudah terbiasa ini akan jadi kemampuan andalan yang sangat berguna.

Kemampuan headshots dibutuhkan oleh sniper, saat duel satu lawan satu atau ketika menghadapi banyak lawan sekaligus. Cara ini tentu saja lebih bersih daripada menggunakan cheat Free Fire Headshot apps.

4. Berlatih di Lobby

Cara Melatih Aim Free Fire Agar Akurasi Tembakan Meningkat
Garena

Sebelum semua pemain masuk ke room dan pertandingan benar-benar dimulai, kita semua akan berada di lobby. Di waktu yang ada, manfaatkan waktu untuk mengambil senjata dan menembaki musuh di sekitar. Ini juga menjadi ajang pemanasan sebelum Anda benar-benar turun ke arena.

Lihat pemain yang bergerak, lalu tembak mereka di bagian kepala. Daripada hanya diam di lobby, sebaiknya manfaatkan waktu untuk melatih akurasi.

5. Menggunakan Senjata Sniper

Seperti dikatakan pada poin nomor tiga, kemampuan headshots dibutuhkan oleh para sniper. Sebab, memang hanya senjata inilah yang benar-benar bisa melatih keakuratan menembak Anda. Ini karena sniper membutuhkan kecermatan dan momentum yang tepat.

Pemain Free Fire pasti sudah akrab dengan beberapa senjata jarak jauh seperti AWM, SKS, CG15, atau Dragunov. Setiap senjata pasti punya karakteristik masing-masing, baik tingkat recoil, fire rate. damage, dan lain-lain. Jadi meski sama-sama jenis sniper, pilih yang menurut Sobat Gamer paling nyaman.

Berdiamlah di tempat yang agak tertutup atau di tempat yang tinggi, kemudian tekan tombol bidik manual. Incar pemain musuh yang bergerak di kejauhan, lalu lepas tembakan di waktu yang tepat. Untuk sniper biasanya butuh sekali tembakan saja untuk melumpuhkan musuh jika itu tepat ke kepala.

Kesimpulan

Untuk sejenak, tinggalkan dulu fitur auto aim yang sudah di

Cara Melatih Aim Free Fire Agar Akurasi Tembakan Meningkat
booyah

rilis sejak tahun 2019 lalu. Cara latihan di atas sebaiknya dilakukan secara rutin agar semakin terbiasa. Aim Free Fire hanya bisa dilatih dengan pembiasaan karena ini terkait dengan feeling jari dan pengambilan keputusan.

Leave a Reply